Prospek Positif, Saham TAXI Menjadi Rebutan Investor Asing

NERACA

Jakarta - Saham PT Express Transindo Utama Tb(TAXI) menjadi top foreign buy mencapai 14,9 juta saham dari volume perdagangan 133,8 juta saham senilai Rp96,4 miliar.Informasi tersebut terlihat dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/11).

Disebutkan, saham TAXI menguat 2,7% menjadi 740. Selanjutnya saham BUMI mencapai 10,3 juta saham dari volume perdagangan 52,6 juta saham. Untuk saham ACES mencapai 6,4 juta saham dari volume 16,6 juta saham. Saham PGAS mencapai 6,2 juta saham dari volume perdagangan 22,2 juta saham.

Sementara saham TLKM mencapai 5,5 juta saham dari volume perdagangan 18,4 juta saham. Untuk saham BMTR mencapai 5,1 juta saham dari volume 19,5 juta saham. Saham PNLF mencapai 4,5 juta saham dari volume 19,9 juta saham. Untuk saham SSIA mencapai 4,3 juta saham dari volume perdagangan 12 juta saham. Sedangkan saham BBTN mencapai 3,4 juta saham dari volume perdagangan 13,5 juta saham. Untuk saham ERAA mencapai 3,1 juta saham dari volume 13,3 juta saham.

Akuisisi Expres Mulia Kencana

Sebagaimana diketahui, PT Express Transindo Utama Tbk yang baru saja listing di BEI ini berencana mengakuisisi perusahaan pada bisnis yang sama. Direktur Keuangan PT Express Trasindo Utama, David Santoso mengatakan, perseroan akan mengakuisisi PT Ekspres Mulia Kencana. Dimana dengan mengakuisisi ini bakal mendongkrak pertumbuhan perseroan, “Rencana akuisisi ini akan dilakukan perusahaan pasca melantai di bursa,”ujarnya.

Dia mengatakan, dana yang digunakan untuk akuisisi tersebut diambil dana hasil IPO perusahaan sebesar 16%. Saat ini market share perseroan mencapai 35% dari pasar taksi nasional. Sedangkan PT Ekspres Mulia Kencana adalah perusahaan yang tidak terafiliasi dengan perseroan namun memiliki lini usaha yang sejenis dengan perseroan.

Selain itu, perseroan juga berencana menambah 4 pool (pangkalan) taksi reguler di Bekasi dan Depok sehingga hingga akhir tahun sehingga menjadi 24 pool taksi regular, “Kita menambahkan 4 pool taksi di Bekasi dan Depok, dan sekarang tinggal satu pool taksi lagi di Depok yang belum dibangun, jadi total 24 pool taksi," kata Daniel Podiman.

Rencana pembangunan pool ini untuk lebih meningkatkan pendapatan dan efisiensi operasional perusahaan. Saat ini, PT Express Transindo Utama masih menetapkan penghasilan terbesar perusahaan atau sekitar 90% pendapatan dari reguler taxi dan sisanya mengandalkan dari taxi premium dan jasa transportasi lain.

Saat ini perseroan telah mengoperasikan lebih dari 7000 unit taksi reguler dengan target lebih dari 8.000 unit pada akhir tahun 2012. Namun melalui perusahaan mitra, taxi premium mengoperasikan sebanyak 65 unit yang beroperasi di Jadetabek dan 120 unit VATB (value added transport business) yang berada di Jakarta, Bali dan Lombok.

Berdasarkan catatan laporan keuangan per April 2012, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp28,4 miliar. Pada tahun 2011 laba bersih perusahaan mencapai Rp60,2 miliar sedangkan pendapatan perseroan sebesar Rp338,4 miliar mengalami peningkatan sebeasar 54% dibandingkan 2010 sebesar Rp219,3 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Rp7,1 Triliun Dana Asing Masuk Ke Pasar Keuangan

  NERACA Jakarta - Modal asing yang masuk ke pasar keuangan terutama melalui Surat Berharga Negara mencapai Rp7,1 triliun dalam…

Peluang Dongkrak PAD Terbuka, Jika Sampah DKI Dikelola Investor

HL6-2   NERACA   Jakarta - Persoalan sampah DKI Jakarta mendapat sorotan dari Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, karena…

Pasar Modal Masuk Pendidikan Formal - Perkuat Basis Investor Lokal

NERACA Jakarta –Besarnya potensi pertumbuhan industri pasar modal dalam negeri, terus dioptimalkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jaga Stabilitas Harga, ROTI Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana melalukan pembelian kembali (buyback)…

Bangun Rumah Sakit Baru - Medikaloka Hermina Kuras Kocek Rp 312,5 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis dengan penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Medikaloka Hermina Tbk berambisi terus menambah rumah…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…