Kobexindo Catatkan Penjualan Forklift Tumbuh 134%

Distributor dan penjual alat berat, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) membukukan pertumbuhan penjualan segmen forklift sebesar 134% menjadi Rp 65,5miliar per September 2012, dibandingkan penjualan periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp 27,9 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kata Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk Humas Sapotro, untuk meningkatkan angka penjualan, belum lama ini perseroan telah meluncurkan forklift kelas 25 ton bermerek Doosan DV250S-7, “Penambahan varian baru ini akan melengkapi lini produk forklift yang kami tawarkan baik itu Doosan maupun Jungheinrich,”ujarnya.

Forklift 25 ton ini dapat digunakan untuk pemakaian di pabrik besi, depo container, pelabuhan, industri alat berat, manufaktur dan pertambangan. Peluncuran produk juga ditandai dengan penyerahan unit secara simbolis kepada pembeli pertama yakni perusahaan rental forklift.

Populasi Doosan Forklift baik di kelas kecil (D25G & D30G , kapasitas 2,5 ton dan 3 ton) serta di kelas medium (D50C, D70S-5, D90S-5, kapasitas 5 ton, 7 ton , dan 9 ton) serta dikelas besar ( D110S-5,D130S-5 dan D160S-5 , kapasitas 11 ton, 13 ton dan 16 ton ) telah tersebar di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan dengan bervariasi berbagai sektor Industri, baik perusahaan rental forklift, produsen besi baja, produsen consumer goods, dan logistik.

Kata Humas, segmen ini memperlihatkan potensi yang sangat baik. Ditambah, kepercayaan konsumen lama perseroan seperti Unilever dan Djarum, “Hal ini membuktikan kualitas produk yang kami pasarkan dapat bersaing dengan produk-produk Eropa baik secara kualitas maupun harga,”tegasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

Perekonomian Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Ekonomi Global

  Oleh: Rizal Arifin, Pemerhati Ekonomi Pembangunan   Kritik oposisi terhadap Pemerintah terkait target pertumbuhan ekonomi dibawah 6 persen mejadi…

Optimisme di Tahun Politik - Mandiri Investasi Bidik AUM Tumbuh 10%

NERACA Jakarta – Di tengah khawatiran pasar global soal perang dagang antara Amerika dan China bakal berdampak terhadap negara berkembang,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…