Erajaya Suntik Modal Erafone Sebesar Rp 15 Miliar

NERACA

Jakarta –Perusahaan distributor seluler, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) terus meningkatkan modal anak usahanya, PT Erafone Artha Retailindo. Di mana perseroan mengambil (subscribe) saham-saham baru yang dikeluarkan oleh Erafone.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (13/11). Disebutkan, untuk peningkatan modal tersebut Erajaya menyuntik modal kepada anak usahanya sebanyak Rp15 miliar untuk memperoleh 15 juta lembar saham. Di mana dana yang diperoleh dari peningkatan modal tersebtu akan digunakan oleh Erafone untuk memperluas dan pengembangan jaringan.

Erafone merupakan anak perusahaan langsung dari perseroan yang 99% sahamnya dimiliki Erajaya. Alhasil, transaksi ini termasuk sebagai transaksi afiliasi. Transaksi afiliasi akan bermanfaat bagi Erafone agar dapat mengembangkan karingan usaha dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan Erafone dan perseroan selaku pemegang saham.

Rating Naik

Selain itu, PT Erajaya Swasembada (ERAA) juga mendapatkan rating menjadi outperform dari Credit Suisse. Target harga ERAA juga dinaikkan menjadi Rp3.300 per lembar karena ada pertumbuhan volume penjualan, setelah masuknya iBox dalam portofolio perseroan. Pertumbuhan earning /laba juga didukung oleh insentif penurunan pajak perusahaan.

Dengan target harga menjadi Rp3.300 per lembar yang didasarkan pada Estimasi P/E 2013 sebesar 15 kali, maka P/E 2013 masih terdiskon 44%. ERAA mendapat tambahan portofolio sebagai distributor produk-produk Apple melalui iBox. Bahkan, dari iBox, Erajaya diperkirakan akan mendapat tambahan revenue penjualan pada tahun depan sekitar Rp2 triliun.

Sementara pemotongan pajak akan diperoleh oleh Erajaya karena melepas saham 40% ke publik. Potongan pajak perusahaan dari 25 menjadi 20% ini akan memperkuat jumlah dividen. Adapun Erajaya juga berencana masuk ke pasar Myanmar dengan membuka dua toko di sana pada 2013, dengan investasi senilai US$ 200 ribu. (bani)

BERITA TERKAIT

FREN Siapkan Belanja Modal US$ 200 Juta

NERACA Jakarta – PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar US$ 200 juta. Dimana belanja modal…

Miliki Keterbatasan Modal - Hartadinata Pangkas Pembukaan Gerai

NERACA Jakarta – Lantaran menunda penerbitan medium term notes (MTN) pada tahun lalu, rupanya membuat rencana bisnis PT Hartadinata Abadi…

Pemerintah Siap Kucurkan US$1,1 Miliar Atasi Defisit Migas

NERACA Jakarta – Pemerintah siap mengeluarkan dana 1,1 miliar dolar AS untuk kegiatan eksplorasi guna mengatasi defisit minyak dan gas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mendapatkan Antusiasme Tinggi - LinkAja Diyakini Mampu Percepat Inklusi Keuangan

NERACA Jakarta - Perubahan aplikasi mobil money Tcash menjadi LinkAja mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari pelanggan yang memiliki akun Tcash…

Permintaan Pasar Meningkat - Tunaiku Genjot Pertumbuhan Pinjaman Renovasi Rumah

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pinjaman yang mudah didapat tanpa ribet, Tunaiku, kredit tanpa agunan berbasis online dari…

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…