Global Mediacom Targetkan Penjualan US$100 Juta

NERACA

Jakarta- MNC Shop, unit bisnis baru dari PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menargetkan penjualan sebesar US$ 100 juta di lima tahun ke depan yang dorong oleh sistem yang terintegrasi. “Target itu akan dicapai dengan kondisi logistik, produk, sistem pembayaran (payment system), dan service yang baik.” Kata Chief Executive Officer (CEO) MNC Shop, Reino Barrack di Jakarta, Selasa (13/11).

Dia menuturkan, sejauh ini pihaknya mencatat ada beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan, khususnya dalam bidang logistik dan produk. Karena itu, lanjut dia, perusahaan akan secara lebih agresif untuk mendorong kinerja melalui pengintegrasian sistem tersebut.

Salah satu langkah yang diambil perusahaan adalah dengan meluncurkan TV Home Shopping. Saat ini pihaknya mencatat, ada sekitar 30 produk dengan transaksi mencapai 400 call perhari.

Dengan diluncurkannya, TV Home Shopping tersebut, lanjut dia, perusahaan menargetkan transaksi bisa mencapai 1.200 call per hari. “Target transaksi diperkirakan bisa mencapai tiga kali lipat dari yang saat ini dengan jumlah produk sebanyak enam hingga tujuh kali lipat dari yang ditawarkan sekarang.” jelasnya.

Bidik 16 Kota

Lebih lanjut Reino mengatakan, pihaknya menargetkan dapat melakukan ekspansi usaha lebih agresif ke depan. Untuk mendukung ekspansi usaha perseroan, MNC Shop menganggarkan investasi sekitar US$20 juta pada 2013. “Dana investasi tersebut akan didapatkan dari MNC dan GS,” ujarnya.

Chief Commercial Officer, Jimmy Junadi mengatakan, sejauh ini MNC Shop terdapat di 8 kota besar yang mencakup Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Lampung, Medan dan Makassar. Untuk memudahkan, proses delivery tersebut, lanjut dia, pihaknya telah memiliki RDC (Regional Distribution Centre) di 8 kota tersebut. Rencananya, perusahaan akan terus melakukan ekspansi sampai dengan 16 kota di tahun mendatang seiring dengan meningkatnya pertumbuhan transaksi dan volume pemesanan.

Menurutnya, sistem pembayaran yang digunakan melalui transfer, cash on delivery atau credit card on delivery dengan komposisi masing-masing sebesar 50%. Sementara untuk harga yang ditawarkan, lanjut dia, berkisar antara Rp458.000-Rp5,9 juta.

Dia menambahkan, saat ini TV Home Shopping menawarkan beberapa produk dan jasa seperti household, home appliances, beauty care, produk-produk digital dan elektronik, termasuk asuransi yang dapat diakses selama 24 jam. Sementara untuk pengiriman produk yang dipesan, kata dia, secara internal disiapkan oleh perusahaan.

“Seluruh pemesanan terpusat pada satu lokasi, dan pengiriman bisa segera dilakukan. Namun, untuk pengiriman di luar 8 kota yang ada saat ini, membutuhkan tambahan waktu pengiriman karena akan dikirim dari kota yang memiliki RDC dengan wilayah Zip terdekat.” jelasnya. (lia)

BERITA TERKAIT

Tantangan Indonesia dalam Dinamika Narkotika Global

Oleh Malvino Edward Yusticia Kanit 4 Narkoba Subdit 3, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya Alumni Master of Strategic Studies, Victoria…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…

Indika Energy Raih Pinjaman US$ 150 Juta

Lunasi utang obligasi yang jatuh tempo, PT Indika Energy Tbk (INDY) mengantongi fasilitas pinjaman senilai US$ 150 juta dari beberapa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Genjot Pertumbuhan KPR, BTN Gandeng TNI

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memperluas kerjasamanya. Setelah awal…

Perluas Inklusi Keuangan Lewat Inovasi Layanan Kekinian

Istilah fintech (Financial Technology)  kini bukan hal yang asing didengar seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri digital saat ini. Bergerak dinamis perubahan industri…

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…