Toyota Group Terus Mengembangkan Industri Otomotif di Indonesia

NERACA

Demi memperkuat eksistensi di pasar otomotif Indonesia, Toyota Group kembali menambah investasi hingga Rp 13 triliun sampai beberapa tahun ke depan. Langkah ini juga untuk memperkuat posisinya di industri otomotif republik ini.

Investasi baru tersebut untuk pengembangan sejumlah fasilitas, terutama untuk menambah luas lahan lahan pabrik. Masuknya aliran investasi tersebut, bakal menciptakan lapangan pekerjaan baru yang diperkirakan bisa menyerap 41,000 tenaga kerja selama lima tahun mendatang.

Toyota Group akan mengembangkan bisnisnya di Indonesia dan menjadi salah satu basis produksi yang kian diperhitungkan di pentas global. Dalam 10 tahun terakhir pangsa pasar Toyota selalu jauh dari di atas 30%. Ini karena perekonomian di Indonesia yang kondusif hingga mendorong penjualan mobil Toyota ke posisi market leader dan berkali-kali masuk dalam posisi 5 besar penjualan global Toyota.

Dari enam perusahaan yang berada di bawah Toyota Group, yaitu Toyota Motor Corporation (TMC), Toyota Auto Body Co Ltd, Toyota Tsusho, Aisin Seiki, Denso, dan Daihatsu Motor. Terus berniat untuk meningkatkan bisnisnya di Indonesia.

Dilihat dari pangsa pasar yang semakin besar, posisi Indonesia dipandang semakin strategis di mata prinsipal otomotif dunia. Dengan itu TMC melalui anak perusahaan yaitu PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia berminat untuk membeli lahan yang berlokasi di dekat pabrik Toyota Karawang, ini digunakan untuk membangun pabrik mesin baru, yang bertujuan menyokong lokalisasi dan merespon pertumbuhan permintaan di masa depan seiring dengan pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia.

Selain itu, Pabrik Karawang I akan ditambah kapasitas produksinya dari 110.000 unit menjadi 130.000 unit pada September 2013, bukan hanya itu Pabrik Karawang II juga akan segera beroperasi awal tahun 2013 dengan kapasitas produksi hingga 120.000 unit. Jadi total kapasitas produksi kedua pabrik ini mencapai 250.000 unit per tahun.

Sementara itu, Toyota Auto Body melalui Sugity Creative akan mulai memproduksi kendaran di pabrik di area Bekasi. Adapun, tiga perusahaan afiliasi Toyota Group lainnya, Toyota Tsusho, Aisin Seiki, dan Denso juga meneguhkan komitmen untuk memperkuat komitmen untuk memperkuat bisnisnya dalam pengembangan industri pendukung di Indonesia.

Sedangkan dalam 4 dekade eksistensinya di Indonesia, secara garis besar Toyota Group sudah berinvestasi di Indonesia mencapai 27 triliun rupiah dan membuka lapangan pekerjaan lebih dari 32.000 pekerja.

Sedangkan dari permasalahan krisis ekonomi global, memang sangat berpengaruh bagi kita, dikarenakan perencanaan kami sulit berjalan lanjar. Kami harapkan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat di selesaikan dengan cepat ini bertujuan agar pertumbuhan ekonomi juga akan terus meningkat.

BERITA TERKAIT

Kemenperin Terus Dorong Peningkatan Ekspor Sedan

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan investasi dan memperluas pasar ekspor untuk industri otomotif…

Siloam Terus Dukung Pemerintah Perangi Stunting

Upaya pembangunan manusia Indonesia terancam oleh masih tingginya anak penderita gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis atau stunting. Badan Kesehatan…

Perekonomian Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Ekonomi Global

  Oleh: Rizal Arifin, Pemerhati Ekonomi Pembangunan   Kritik oposisi terhadap Pemerintah terkait target pertumbuhan ekonomi dibawah 6 persen mejadi…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing…

Keuntungan Naik, Volvo Pertahankan Pusat Ekspor di China

Volvo Cars akan mempertahankan China sebagai lokasi pusat ekspor, setelah mencetak kenaikan keuntungan operasional sebesar 0,9 persen pada 2018, kata…

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…