Laba Konsolidasi Surya Semesta Capai Rp 2,658 Triliun

Perusahaan pengelola kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan pendapatan konsolidasi naik 22,4% pada kuartal III-2012. Sementara laba perseroan mencapai Rp2,658 triliun dari Rp2,172 triliun pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, kenaikan laba disebabkan meningkatnya penjualan tanah US$ 38,9 per meter persegi, menjadi US$ 94,9 per meter persegi, atau meningkat 144%.

Selain itu, perseroan mencatatkan total penjuala lahan 88 ha sebesar Rp785 miliar pada kuartal III-2012, dibandingkan dengan penjualan 186ha yang hanya mencetak Rp647 miliar pada periode yang sama di tahun

Sementara unit usaha perseroan juga membukukan pendapatan sebesar Rp1,447 triliun pada kuartal III-2012, naik 30% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp1,109 triliun.

Hingga 30 September 2012, perseroan mencatat perolehan kontrak mencapai Rp2,150 triliun, naik 64% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp1,309 triliun. Di sisi lain, bisnis Hospitality perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp337 miliar pada kuartal III-2012, sedikit menurun dibandingkan kuartal III-2011 sebesar Rp340 miliar. Hal tersebut, lantaran adanya renovasi Gran Melia Jakarta sejak Juni 2011.

Sedangkan laba bersih konsolidasi perseroan naik 192%, dari Rp551 triliun pada kuartal III-2012, dari Rp188 miliar pada kuartal III-2011. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar Rights Issue - Central Omega Bidik Dana Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta — Perkuat modal dan pengembangan smelter, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bakal menggelar penerbitan hak memesan efek…

PAD DKI Jakarta Terealisasi Rp44,35 Triliun

  NERACA   Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pendapatan daerah DKI Jakarta yang ditargetkan sebesar Rp65,81 triliun…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 4,6 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Mei 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp4,6 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indonesian Tobacco Patok IPO Rp219 Persaham

NERACA Jakarta - Perusahaan pengolahan tembakau, PT Indonesian Tobacco Tbk menawarkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp219 per…

Tridomain Tawarkan Bunga Obligasi 10,75%

PT Tridomain Performance Materials Tbk. (TDPM) menawarkan obligasi II tahun 2019 senilai Rp400 miliar. Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perseroan di…

Saham LUCK Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran telah terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), kini perdagangan saham PT Sentra Mitra…