Kurangi Utang, Indosat Buyback Obligasi Rp 200 Miliar

NERACA

Jakarta – Dalam rangka menekan beban utang, perusahaan operator telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) membeli obligasinya yang diterbitkan pada 2002 lalu. Obligasi ini dibeli Indosat dengan harga 101%.

CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, obligasi Indosat II Seri B Tahun 2002 ini akan jatuh tempo pada 2032 dan memiliki nilai pokok sebesar Rp200 miliar, “Kami secara berkesinambungan terus melakukan restrukturisasi terhadap utang-utang kami, sehingga sebagai hasilnya biaya utang kami akan lebih efisien," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (7/11).

Sebagai informasi, utang perseroan di kuartal III-2012 tercatat naik 0,9% atau sebesar Rp21,847 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,643 triliun. Dengan marjin EBITDA sebesar 46,3% dibandingkan sebelumnya sebesar 47,2%.

Adapun naiknya pendapatan perseroan seiring dengan naiknya jumlah pelanggan yang tercatat tumbuh 7,8% menjadi 55,5 juta pelanggan dari 51,5 juta pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara laba tahun berjalan Indosat yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan naik 55,5% menjadi Rp1,628 triliun di kuartal III-2012 dibandingkan sebelumnya sebesar Rp1,047 triliun. Kenaikan laba ini didukung dari total pendapatan usaha perseroan sebesar Rp16,50 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp15,349 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar - Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong NERACA Depok - ‎Pemerintah Kota…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…