Total Nilai Emisi Obligasi Capai Rp 178, 42 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan total emisi obligasi hingga Rabu kemarin, sebanyak 49 emisi dari 40 emiten senilai Rp54,781 triliun dan US$ 20 juta. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, total emisi obligasi, sukuk dan Efek Beragun Aset (EBA) yang dibukukan di BEI berjumlah 200 emisi dengan nilai nominal "outstanding" sebesar Rp178,42 triliun dan US$ 100 juta yang diterbitkan oleh 95 emiten.

Sementara surat berharga negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri dengan nilai nominal Rp830,55 triliun, sedangkan empat EBA tercatat senilai Rp1,11 triliun. Jumlah ini bertambah seiring dicatatkannya obligasi PT Surya Esa Internusa Tbk (SSIA) tahap I-2012 dengan tingkat bunga tetap di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Obligasi SSIA I-2012 ini dicatatkan dengan nilai total nominal Rp700 miliar, yang terdiri dari Seri A dengan nilai Rp150 miliar berjangka waktu tiga tahun dan Seri B dengan nilai Rp550 miliar dengan jangka waktu lima tahun.

Emisi obligasi ini mendapatkan peringkat idA dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini mencerminkan pengaruh keuangan yang konservatif, proteksi arus kas yang kuat dan kualitas aset yang baik.

Namun, peringkat ini dibatasi oleh persediaan lahan SSIA yang terbatas dan sifat bisnis properti dan konstruksi yang sensitif terhadap perubahan makro ekonomi. Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi itu adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). (bani)

BERITA TERKAIT

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District - Kontrak Senilai Rp2 Triliun

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District Kontrak Senilai Rp2 Triliun NERACA Jakarta - Salah satu proyek properti multi fungsi…

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District - Kontrak Senilai Rp2 Triliun

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District Kontrak Senilai Rp2 Triliun NERACA Jakarta - Salah satu proyek properti multi fungsi…

Memahami Makna Nilai Tukar Petanian

  Oleh : Adang Agustian, Peneliti Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan perbandingan indeks…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…