Tidak Beri Kepastian, BEI Cabut SPAB Bapindo Bumi - Belum Memenuhi MKBD

NERACA

Jakarta- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah mencabut surat persetujuan anggota bursa (SPAB) PT Bapindo Bumi Sekuritas. Pencabutan tersebut dikarenakan perusahaan belum memiliki rencana pasti untuk memenuhi nilai MKBD yang dipersyaratkan kepada anggota bursa.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (6/11). Direktur Perdagangan BEI Samsul Hidayat mengatakan, alasan pencabutan anggota bursa Bapindo didasarkan karena perseroan sampai saat ini belum ada rencana yang pasti untuk memenuhi kebutuhan MKBD, “

Dengan pencabutan SPAB itu, lanjut dia, Bapindo Bumi Sekuritas tidak diperkenankan lagi untuk melakukan aktivitas perdagangan efek di BEI. Adapun nomor SPAB perseroan SPAB-140/JATS/BEJ.I.I/V/1995 pada 22 Mei 1995.

Sebelumnya, BEI juga telah memberikan suspensi terhadap aktivitas perdagangan PT Bapindo Bumi Sekuritas pada 12 Januari 2012. Suspensi itu dilakukan karena perseroan per 27 Desember 2011 tidak memenuhi ketentuan nilai minimum yang dipersyaratkan. Adapun ketentuan MKBD minimal Rp25 miliar.

Dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) nomor V.D.5 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan MKBD disebutkan, perusahaan efek yang menjalankan usaha sebagai penjamin emisi ataupun perantara pedagang efek yang mengadministrasikan rekening efek nasabah wajib memiliki MKBD paling sedikit Rp 25 miliar.

Sekadar informasi, MKBD merupakan jumlah kas dan bank, portofolio efek, dan aktiva lancar lainnya yang dimiliki perusahaan efek dikurangi dengan seluruh utang perusahaan efek dan “ranking liabilities” serta penyesuaian lainnya. Adapun “ranking labilities” adalah sejumlah kewajiban kontinjen dan kewajiban off balance sheet yang menurut perhitungan tertentu akan ditambahkan pada kewajiban sebagai faktor risiko dalam pernghitungan MKBD.

MKBD Financorpindo

Sebelumnya, BEI pernah memberikan ultimatum kepada PT Financorpindo Nusa untuk segera meningkatkan permodalan sebelum batas akhirnya di bulan Oktober. "Kami masih menunggu perkembangan restrukturisasi. Kalau sampai akhir bulan ini tidak ada perkembangan maka Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) Financorpindo akan dicabut,"kata Samsul Hidayat.

Sebagaimana diketahui, PT Financorpindo Nusa tengah melakukan restrukturisasi untuk meningkatkan permodalannya sesuai peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No.V.D.5 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD).

Pihak bursa menerima kabar bahwa ada investor baru yang akan masuk menambahkan modal kepada Financorpindo Nusa itu. Meski demikian, pihak BEI tidak memperpanjang tenggat yang telah diberikan. "Kami terima kabar bulan lalu. Katanya sudah ada investor baru yang akan masuk dan menyuntik modal tambahan," tuturnya

Pihak Bursa telah memberikan tenggat hingga akhir bulan ini agar sekuritas itu segera melakukan restrukturisasi. Restrukturisasi harus dilakukan sebab MKBD Financorpindo tidak memenuhi persayaratan minimal. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, nilai MKBD Financorpindo per Juli tahun ini tercatat minus Rp1,08 miliar. MKBD sekuritas itu tercatat anjlok 79,81 persen menjadi Rp4,89 miliar dari Rp24,27 miliar pada November 2011 lalu. (lia)

BERITA TERKAIT

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi - Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City NERACA Jakarta – Perjalanan bisnis…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

BEI Kaji Penambahan Indeks Tahun Depan

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan penyesuaian di indeks-indeks yang ada di BEI. Salah satu cara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…

Strategi Hilirisasi - Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…