Cakalang dan Tuna Dominasi Pendaratan Ikan di PPI Tilamuta - Industri Perikanan Tangkap

NERACA

Jakarta - Produksi ikan yang didaratkan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tilamuta, Gorontalo, cenderung meningkat sehingga berpengaruh terhadap kegiatan operasional pelabuhan. Ikan dominan yang didaratkan di PPI ini adalah ikan cakalang dan tuna yang merupakan komoditas unggulan yang dapat dikembangkan.

“Hal ini menunjukkan bahwa potensi perikanan di Kabupaten Boalemo dapat dikembangkan menjadi salah satu sektor ekonomi unggulan sebagai prime mover perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, seperti tertuang dalam rilis KKP yang dikutip, Senin.

Kunjungan kerja selalu menjadi hal yang istimewa dan memiliki arti penting dalam rangka pembangunan kelautan dan perikanan yang bertumpu pada industrialisasi kelautan dan perikanan. “Industrialisasi kelautan dan perikanan yang kita tetapkan sebagai grand strategy Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam upaya mengakselerasikan pembangunan sektor kelautan dan perikanan dengan fokus nilai tambah, produktivitas dan daya saing komoditas serta usaha di bidang kelautan dan perikanan,” ujarnya.

KKP, menurut dia, telah menetapkan strategi industrialisasi kelautan dan perikanan yang berfokus pada peningkatan produksi, produktivitas, nilai tambah, dan daya saing komoditas kelautan dan perikanan bagi kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kembali pada temu wicara dengan pelaku usaha perikanan bahwa dalam pembangunan dan pengembangan pelabuhan perikanan.

Dalam kunjungan kedua di Provinsi Gorontalo, MKP menyerahkan bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan total nilai Rp. 3.550.175.000,- (1). Kapal Inka Mina >30 GT sebanyak 1 (satu) unit senilai Rp. 1.500.000.000,- (2). Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Perikanan Tangkap untuk 12 KUB senilai Rp. 1.200.000.000,- (3). Sertifikat Hak atas tanah (SeHAT) Nelayan sebanyak 421 bidang; (4). Kartu Nelayan sebanyak 497 kartu; (5). Pengembangan Usaha Mina Pedesaan ( PUMP ) Perikanan Budidaya untuk 4 KUB senilai Rp. 400.000.000,- (6). Sistem Pemasaran Bergerak (SPG) Roda 3 Berpendingin sebanyak 5 unit senilai Rp. 193.875.000,- (7). Penyelenggaraan Pendidikan di STP kepada 8 orang senilai Rp.256.000.000,- (8). Penyelenggaraan Penyuluh 1 Paket Materi senilai Rp. 300.000.

BERITA TERKAIT

KPK Fasilitasi Kejaksaan Tangkap DPO Perkara Korupsi di Bali

KPK Fasilitasi Kejaksaan Tangkap DPO Perkara Korupsi di Bali NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Kejaksaan Agung membantu…

Kemajuan Pengelolaan SDA dan Lingkungan Era Kini

Oleh : Abdul Aziz, Mahasiswa Fikom di PTN Jakarta   Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan merupakan hal vital bagi…

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Berbagai Kebijakan Disiapkan Tarik Investasi Manufaktur

NERACA Jakarta – Pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan investasi di industri manufaktur, karena sektor tersebut berperan penting dalam menopang pertumbuhan…

Pemerintah Fokus Katrol Ekspor Produk Manufaktur

NERACA Jakarta – Pemerintah semakin fokus mendorong peningkatan ekspor industri pengolahan agar berkontribusi besar terhadap pertumbuhan dan perbaikan struktur perekonomian…

Kemenperin Terus Dorong Peningkatan Ekspor Sedan

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan investasi dan memperluas pasar ekspor untuk industri otomotif…