Direksi PDAM Kota Depok Dijabat Sementara

Depok – Setelah setahun sejak ditetapkan berdirinya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Depok pada 22 Agustus 2011 yang diberi nama PDAM Tirta Asasta, akhirnya Walikota Depok sebagai Pemilik PDAM Tirta Asasta mewakili Pemerintah Kota Depok, telah menunjuk Direktur Sementara, Olik Abdul Holik yang masih merangkap jabatan sebagaI Kepala Unit Pelayanan Teknis Air Bersih Dinas tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok.

Penunjukkannya dilakukan melalui Surat Keputusan tertanggal 23 Oktober 2012 dan baru diterima yang bersangkutan 31 Oktober. Demikian dijelaskan Direktur Sementara yang dihubungi NERACA melalui telepon selular, akhir pekan kemarin.

Selain itu jabatan Dewan Pengawas juga telah ditunjuk, yaitu Agus Suherman yang saat ini masih menjabat sebagai Asiten Daerah (Asda) dan Pelaksana Tugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok. “Kedua jabatan strategis sementara tersebut bersifat sementara untuk mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya untuk merekrut Calon Dewan Pengawas dan Direksi yang definitif,” ujar Holik menjelaskan.

Dikemukakan, banyak hal yang perlu dipersiapkan selain menjaring calon Dewan Pengawas dan Direksi; misalnya menyusun Neraca Awal Keuangan perusahaan serta hal lainnya yang diperlukan. Sehingga, saat mulai dioperasikan secara difinitif pada awal tahun 2013 nanti, segala sesuatunya sudah ada.

“Memang secara konkret, dalam SK Walikota tidak disebutkan batasan tanggal berakhir jabatan sementaranya. Hanya dinyatakan bahwa jabatan sementaranya berlaku hingga terpilih dan ditetapkannya jabatan yang definitif yang nantinya akan ditunjuk Walikota dari hasil seleksi,” kata Holik.

Namun, lanjutnya, saat ini pihaknya masih menunggu penunjukan tim seleksi yang akan ditetapkan melalui SK Walikota. Tim Seleksinya diantaranya terdiri dari praktisi yang independen. Sampai saat ini tim independen dan lainnya belum ada ketetapannya Walikota. Namun demikian pada bulan Nopember dan Desember ini kegiatan seleksi sudah dimulai prosesnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh NERACA, banyak politisi dan birokrat serta kalangan swasta menjelang pensinn berminat untuk menduduki jabatan di kedua formasi lowong tersebut. Diantaranya; Hasbullah Rahmad dari Ketua DPD PAN Kota Depok), Ronny Mandalora dari Ketua Akaindo Depok dan Zalfinus Irwan yang saat ini menjabat sebagai Plt.Kepala Dinas Pertanian Kota Depok.

Bahkan disinyalir juga ada nama-nama yang beredar seperti: Siswanto (anggota DPRD Kota Depok Fraksi PDIP) dan Eddy Sitorus dari Fraksi Demokrat. Begitu pula halnya dengan Pradi Supriatna yang saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Kota Depok, juga diramaikan akan ikut dalam seleksi di jabatan penting BUMD ini.

Kendati kedua jabatan penting sementara BUMD ini telah ada, namun masih ada kegiatan sama yang berstatus UPT (Unit Pelaksana Teknis) Air Bersih. Dalam hal ini Kepala UPT nya belum ada yang ditugasi, karena masih dijabat rangkap Olik Abdul Holik. Padahal, dalam Peraturan Daerah (Perda) Pendirian PDAM Kota Depok, kedua jabatan penting di Dewan Pengawas dan Direksi tidak boleh dirangkap.

Namun Holil pernah menjelaskan kepada NERACA, bahwa tahapan dan proses seleksi akan dilakukan mulai Oktober dan berakhir hingga sebelum habis hari Desember 2013. “Doakan saja bisa dimudahkan dan berjalan dengan lancer,” katanya. (dasmir)

BERITA TERKAIT

Depok Lakukan Penyimpangan Standar Pelayanan Perizinan - Pengamat Kebijakan Publik

Depok Lakukan Penyimpangan Standar Pelayanan Perizinan Pengamat Kebijakan Publik NERACA Depok - Pemerintah Kota Depok dalam melaksanakan kewajibannya untuk pelayanan…

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik - Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran NERACA Sukabumi -…

Jakarta Dinilai Butuh Kota Penyangga Seperti Meikarta - Kurangi Beban Perkotaan

    NERACA   Jakarta - DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi Indonesia dinilai sangat membutuhkan daerah-daerah penyangga…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM NERACA Jakarta - Skim pembiayaan syariah dana bergulir segera bisa diakses…

Pemprov Banten Targetkan 2022 Bebas Permukiman Kumuh

Pemprov Banten Targetkan 2022 Bebas Permukiman Kumuh NERACA Serang - Pemerintah provinsi (Pemprov) Banten menargetkan pada 2022 bebas permukiman kumuh…

Pemprov Sumsel Prioritaskan Tanggulangi Kemiskinan Enam Kabupaten

Pemprov Sumsel Prioritaskan Tanggulangi Kemiskinan Enam Kabupaten  NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan memprioritaskan menanggulangi kemiskinan…