Laba PGN Tumbuh 16,2% Jadi US$ 621 Juta

Sepanjang kuartal III-2012, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menghasilkan laba bersih US$ 621 juta hingga triwulan III-2012 atau naik 16,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 534 juta.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (29/10). Disebutkan, pendapatan neto yang mampu diraih PGN mencapai US$ 1,83 miliar atau naik dari posisi sebelumnya US$ 1,63 miliar. Sedangkan laba operasi PGN mencapai US$ 769 juta, dan EBITDA sebesar US$ 904 juta.

Pada periode Januari-September 2012, volume penjualan gas bumi mencapai 801 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan volume transmisi sebesar 878 MMSCFD. Sebagian besar pengelolaannya dilakukan oleh anak usaha perusahaan hasil joint venture dengan TransAsia, PT Transportasi Gas Indonesia.

Pasokan selama 9 bulan ini naik karena tercapainya kesepakatan antara PGN dan pemasok gas dalam usaha meningkatkan produktifitas lapangan sehingga dapat mengalirkan volume yang optimal bagi PGN dan mengalirnya pasokan gas dari lapangan Terang Sirasun Batur yang dioperasikan dan dikelola oleh Kangean Energi Indonesia, Ltd mulai akhir Mei 2012.

Pada periode yang sama, usaha distribusi PGN menyalurkan gas sebesar 801 MMSCFD, naik dari 785 MMSCFD pada sebelumnya. Volume penyaluran gas melalui pipa transmisi menjadi 878 MMSCFD, naik 4% dari periode yang sama tahun lalu sejak disalurkannya gas hasil pertukaran (swap) Pertamina dan ConocoPhillips untuk PLN.

Gas dari lapangan Grissik milik ConocoPhillips menggantikan gas dari lapangan Jambi Merang milik Pertamina, telah dialirkan ke pembangkit listrik PLN Muara Tawar sejak akhir tahun 2011 melalui pipa transmisi SSWJ milik PGN. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar TTI Business Forum - Krista-Hippindo Promosikan Investasi ke Ratusan Investor

Krista Exhibitions bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) kembali menyelenggarakan Trade, Tourism & Invesment Business Forum (TTI) 2020. Forum…

Esta Multi Usaha Bidik IPO Rp 31,25 Miliar

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Esta Multi Usaha Tbk akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebanyak 250 juta…

Perdagangan Saham Nipress Disuspensi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspen perdagangan efek pada PT Nipress Tbk (NIPS) sejak sesi I…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…