Pekan Depan, Sugih Energy Mulai Pengeboran di Blok Lemang

Kamis, 25/10/2012

NERACA

Jakarta - PT Sugih Energy Tbk (SUGI) akan memulai pekerjaan pengeboran di lapangan minyak dan gas Selong I di Blok Lemang pada pekan depan. Blok migas ini terletak di Provinsi Jambi dan berdekatan dengan Blok Jabung yang dioperasikan oleh PetroChina, “Pada pekan depan, tepatnya tanggal 29 Oktober 2012 kami akan melakukan pengeboran untuk sumur pertama, Selong I di Blok Lemang,”kata Presiden Direktur Sugih Energy Andhika Anindyaguna di Jakarta, Rabu (23/10).

Menurutnya, berdasarkan studi volumetrik dari konsultan internasional minyak bumi, DeGolyer & MacNaughton (D & M), Blok Lemang memiliki cadangan sebesar 511 juta barel minyak dan 467 miliar kaki kubik gas.

Dia mengatakan, sejauh ini perseroan telah membangun infrastruktur untuk mendukung kegiatan pengeboran di Blok Lemang. Dana yang telah dikeluarkan untuk eksplorasi Blok Lemang adalah sebesar US$12 juta untuk membangun infrastruktur dan fasilitas pendukung pengeboran tersebut. Dana sebesar itu dialokasikan untuk pembangunan jalan untuk membuka akses transportasi Selong-1, dan melakukan perakitan peralatan pengeboran dan alat berat.

Izin operasi untuk Blok Lemang telah diberikan Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) pada 2007 dan berlaku hingga 2037. Menurut Andhika, perseroan menguasai sebesar 49% kepemilikan (participating interest) di Blok Lemang melalui anak perusahaannya, Eastwin Global Investments Ltd dan sisanya dimiliki oleh PT Hexindo Gemilang Jaya. Eastwing diakuisisi oleh perseroan dari Roots Capital Asia Ltd pada Februari 2012. Nilai akuisisinya mencapai Rp2,07 triliun.

Sementara analis Trust Securities, Reza Priyambada menilai, kegiatan eksplorasi tahap pengeboran yang dilakukan perseroan bakal membawa positif untuk kinerja perseroan ke depan,”Memang di kuartal satu dan kuartal dua masih nihil karena, perseroan masih mengalami rugi. Namun, diharapkan dengan adanya kegiatan produksi dari blok migas ini dapat mendorong peningkatan laba perseroan dan menekan kerugian. Seharusnya, dengan pengeboran itu pula bisa membawa dorongan positif pada kinerja sahamnya," ujar Reza. (bani)