Hingga Akhir Tahun, Valbury Targetkan 24 Ribu Nasabah

NERACA

Jakarta– Meskipun pergerakan harga saham tengah mengalami fluktuasi dipengaruhi dampak krisis ekonomi global, tidak membuat Valbury Group merevisi target. Bahkan perseroan menargetkan jumlah nasabah tahun ini bisa mencapai 24 ribu nasabah atau tumbuh 30% bila dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 18ribu nasabah, “Kami optimistis hingga akhir tahun bisa melampaui target pertumbuhan nasabah yang ditetapkan perseroan dari 18ribu nasabah menjadi 24ribu nasabah,” kata President Director PT Valbury Asia Securities Johanes Soetikno di Jakarta,Senin(22/10).

Dia menuturkan, estimasi target jumlah tersebut terdiri dari nasabah PT Valbury Asia Future (VAF) yang diperkirakan bakal tumbuh 20%, dan PT Valbury Asia Securities (VAS) yang tumbuh 40%. Menurutnya, melalui program “Car Boom Bang” Valbury Group juga optimistis bisa menggenjot transaksi di sepanjang 2012 sebesar US$ 35 miliar, “Hingga akhir tahun, transaksi di PT VAF diperkirakan bakal mencapai pertumbuhan 25%. Untuk PT VAS, transaksi hingga akhir 2012 ditargetkan tumbuh 45%,” jelasnya.

Seperti diketahui, belum lama ini Valbury Capital, London based FSA regulated Broker juga sudah terdaftar sebagai anggota baru di London Stock Exchange. Hal ini menguatkan eksistensi Valbury sebagai grup financial services di Pasar Berjangka maupun Pasar Modal.

Terkait Program Car Boom Bang, Johanes menjelaskan bahwa program tersebut telah mereka gulirkan sejak April 2012 dan terbukti efektif dalam menjaring minat nasabah untuk berinvestasi di Valbury. “Program ini sendiri sudah berjalan sejak April lalu sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan dan loyalitas para nasabah kami. Ke depannya kami akan terus dan senantiasa menjalankan program-program yang sangat menarik setiap tahunnya untuk apresiasi kepada nasabah- nasabah kami,” tutur Johanes.

Selain itu, PT Valbury Asia Securities menangani tiga penawaran umum saham perdana dengan menargetkan dana kelola dari IPO sekitar Rp1,5 triliun-Rp2,5 triliun sebagai penjamin emisi efek. (bani)

BERITA TERKAIT

Ketika Mimpi Itu Terwujud Sebelum Ada Penyesalan

Hambali (58) hanya bisa meratapi masa pensiunnya dengan penuh penyesalan karena di usianya yang sudah tidak lagi muda belum memiliki…

Pelaksanaan IPO Dilanjutkan - Nara Hotel Apresiasi Hasil Keputusan OJK

NERACA Jakarta – Berdasarkan keputusan akhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap kisruh gagalnya penawaran umum saham perdana atau initial public…

Targetkan IPO Semester I 2020 - Bank DKI Menunggu Momentum Tepat

NERACA Jakarta – Wacana lama PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Bank DKI) mencatatkan saham perdananya di pasar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…