Penjualan Fujifilm Instax Ditargetkan 10 Ribu Unit - Hingga Akhir 2012

NERACA

Jakarta - PT Modern Internasional Tbk selaku distributor tunggal produk Fujifilm Jepang resmi meluncurkan kamera Fujifilm Instax dan menargetkan penjualan mencapai 10 ribu unit sampai akhir tahun ini.

Imaging Director PT Modern Internasional Tbk, Handra Effendi mengungkapkan kamera Fujifilm Instax ini merupakan terobosan produk serta marketing terbaru di dunia fotografi. Di zaman yang serba digital, kegiatan mencetak foto semakin berkurang dan hadirnya Instax dari produsen asal Jepang membuat konsumen bisa mencetak langsung foto dari kamera,” kata, Handra usai acara peluncuran kamera Instax series di Jakarta, Minggu (21/10).

Munculnya produk Instax, menurut Handra, membuat pelaku usaha di bidang fotografi kembali bergairah untuk mengembangkan strategi marketingnya.“Kamera ini sangat membantu pengusaha fotografi karena produknya langsung bisa diperoleh konsumen,” ujarnya.

Di Indonesia, lanjut Handra, Fujifilm menyasar kalangan remaja sebagai target pasar produk barunya. “Tren yang berkembang pada remaja wanita menginginkan produk yang praktis dan instan. Fujifilm Instax untuk seri 7S dibanderol Rp850.000 dan garansi 1 tahun penuh bagi service serta spare part, bahkan penggantian produk jika dalam waktu 1 minggu sampai 2 minggu terjadi kerusakan pada produk yang dibeli konsumen,” paparnya.

Tipe kamera ini sebenarnya telah dipasarkan oleh Fujifilm sejak 1998 dan terus mengalami penyempurnaan secara konsisten dari segi teknis maupun design fisik kamera. Kamera Instax telah mendapat sambutan hangat diseluruh negara-negara Asia khususnya di China, Korea Selatan dan Jepang. Pada tahun lalu, penjualan produk diseluruh dunia meningkat 91% dibandingkan 2010.

Kamera Instax menggunakan film yang terdiri dari dua format, yakni mini dan Wide format."Mini format hasil foto berukuran 62mm X 46mm, dan Wide format berukuran 62mm X 99mm. Perbedaannya terletak diukuran film dan hasil fotonya," tambah Handra.

Bersamaan dengan peluncuran kamera, Fujifilm Instax juga mengadakan acara yang dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2012. Kemudian, tim Instax Indonesia juga melakukan Instax Photo Competition yang digelar sejumlah outlet 7-Eleven di Jakarta pada Agustus dan September lalu.

"Sebenarnya produk ini bukan produk baru, tapi sudah lama sudah ada. Teknik foto langsung jadi di tempat adalah yang kita gunakan, dan saat ini sedang Booming di Korea, Jepang, Taiwan, dan. Kini hadir di Indonesia," jelasnya.

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Sinergi untuk Dorong Ekspor

NERACA Jakarta - Guna meningkatkan sinergi komunikasi dengan para eksportir dari berbagai industri, Kementerian Perdagangan menggelar pertemuan dengan para eksportir…

Kemenperin Menggenjot Investasi Masuk ke Indonesia

NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut aktif meningkatkan investasi masuk ke Indonesia, khususnya di sektor industri manufaktur. Langkah strategis…

Perputaran Bisnis Burung Menembus Rp1,7 Triliun

NERACA Bogor - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkoperasi mempertimbangkan perputaran uang…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Kinerja Industri TPT Siap Naik

NERACA Jakarta - Industri tekstil dan produk tesktil (TPT) diyakini akan semakin tumbuh berkembang dengan ketersediaan bahan baku dari dalam…

IKM Logam Siap Menopang Sektor Otomotif

NERACA Kementerian Perindustrian (Kementerian Perindustrian) mengakselerasi pembangunan material center di Tegal, Jawa Tengah untuk segera mendukung ketersediaan bahan baku yang kompetitif dan…

Kemendag Siap Percepat Penyelesaian IEU-CEPA

NERACA Brussels – Kementerian Perdagangan (Kemendag) siap mempercepat penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA). Hal ini…