Mengenal Karakter Plafon Hunian

Harus Jeli dalam Memilih Bahan

Sabtu, 20/10/2012

Memilih plafon memang tidak cukup mudah, kita harus mempresisikan dengan bentuk dan desain rumah kita. Namun sebenarnya banyak hal yang harus kita perhatikan dalam memilih sebuah bahan plafon rumah kita, salah satunya adalah, kualitas, harga, kemudahan pemasangan bahkan dari sisi kesehatannya.

NERACA

Saat ini kita harus jeli dalam memilih, banyak bahan yang sangat berbahaya bagi kesehatan, tentunya kita tidak ingin kan seluruh penghuni rumah kita terganggu kesehatannya. Karena itu sebaiknya kita juga harus memahami karakter-karakter plafon sebelum menggunakannya.

Plafon asbes sedapat mungkin dihindarkan, karena berisiko tinggi terhadap penyakit paru-paru yang berbahaya. Partikel asbestos yang sangat halus bila terhirup akan mengendap di paru-paru dan memicu asbesklorosis. Sebenarnya plafon asbes tahan terhadap akibat kebocoran rumah. Asbestos atau panggilan akrabnya asbes, merupakan gabungan enam mineral silikat alam.

Asbes biasa digunakan sebagai atap rumah karena memiliki beberapa keuntungan, di antaranya: harga yang murah, ringan, pengerjaan mudah, tahan terhadap panas, kedap suara,dan rumah beratap asbes pun akan terasa sejuk.

Karena bahayanya ini, beberapa negara mengatur regulasi khusus tentang penggunaan asbes sebagai bahan bangunan. Bahkan, The European Union melarang pemakaian semua jenis asbes, termasuk ekstraksi, pembuatan, hingga pengolahan produk asbes. Negara-negara maju membuat undang-undang tentang penggunaan asbes, misalnya Australia, Brazil, Kanada dan banyak negara lainnya.

Plafon Triplek, merupakan material plafonpaling populer untuk menengah bawah. Variasi ketebalannya membuatnya semakin menarik menjadi pilihan para pemborong/kontraktor. Karena semakin memudahkan kontraktor menipu pemilik bangunan.

Pada era 1980-an, triplek yang lazim digunakan sebagai plafon memiliki ketebalan 5 mm. Saat ini sudah beredar triplek dengan ketebalan 2,5 mm. Ketebalan 2,5 mm tidak layak dijadikan material plafon, karena sangat rapuh dan tidak awet. Kucing yang melompat di plafon dapat menjebol plafon triplek yang tipis tersebut.

Plafon triplek bila sudah terkena kebocoran, langsung ternoda dan sulit untuk di cat tembok (emulsi) agar kembali indah seperti semula. Bila sudah ternoda biasanya diakali dengan cat minyak, baru ditimpa cat tembok. Ketebalan yang layak untuk plafon sebenarnya 4mm, kalau bisa 5 mm, tetapi karena harga kayu sudah tidak rasional, konsumen dipaksa membeli ketebalan 3mm bahkan 2,5 mm.

Plafon gypsum semakin populer menggantikan plafon triplek, karena bila pengerjaannya rapih bisa menghasilkan plafon yang licin mulus tanpa terlihat sambungan. Salah satu faktor utama yang mendongkrak kepopulerannya adalah sangat banyaknya variasi aksesori dan hiasan, mulai dari lisplang, hiasan tengah, hiasan sudut dll.

Tetapi gypsum memiliki kelemahan tidak tahan terhadap air, sehingga bila direncanakan mengaplikasikan gypsum, konstruksi atap rumah harus benar-benar tidak boleh bocor. Kebocoran akan menghasilkan noda pada plafon gypsum yang licin mulus. Sisi positif lain adalah perbaikan plafon gypsum mudah dilakukan.

Bahan PVC, terbuat dari Plastik Poly Vinyl Chloride, plafon PVC ini tahan terhadap air dan rayap, sehingga dapat di aplikasikan di area indoor ataupun outdoor. Teknik pemasangannya pun mudah yaitu dengan system knock down.

Plafon PVC pada umumnya sudah dengan finishing warna dan motif sehingga tidak perlu tambahan pekerjaan dan biaya cat. Namun harga memang lebih mahal dibandingkan dengan bahan Gypsum dan Triplek karena kualitasnya yang jauh lebih bagus.

Bahan Fiber Semen, yaitu perpaduan gypsum dengan triplek di mana mempunyai kelebihan dan kelemahan yang sama. Dari segi harga Fiber Semen lebih murah dari Gypsum. Bahan ini cenderung lebih keras dan lebih berat sehingga harus hati-hati sewaktu memotong karena mudah retak.

Sifatnya yang keras dan kuat sangat cocok untuk diaplikasikan sebagai plafon, apalagi tidak mudah ternoda oleh kebocoran. Keunggulan plafon GRC tahan terhadap air, lebih kuat, dan ringan. Proses pengerjaanya cukup mudah. Namun Kelemahannya tak tahan benturan. Material GRC di beberapa daerah masih jarang dijumpai.