BEI Suspensi Gardah Tujuh Buana

Terkait Harga Batu Bara

Selasa, 16/10/2012

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) terkait kesesuaian transaksi penjualan batu bara perseroan terhadap perundang-undangan dan peraturan berlaku dan mempertimbangkan penyelenggaraan perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien.

Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Andre PJ. Toelle mengatakan suspensi dilakukan sehubungan dengan permintaan bursa pada 9 Oktober 2012 kepada perseroan, “BEI minta Garda Tujuh Buana untuk melakukan konfirmasi kepada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara atau pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya yang berwenang dalam perizinan bidang pertambangan terkait kesesuaian transaksi penjualan batu bara perseroan,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/10).

Menurut Andre, bursa memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan efek GTBO ini pada seluruh pasar meliputi pasar reguler dan tunai. "Ini terhitung sejak sesi I perdagangan efek, Senin, hingga pengumuman lebih lanjut," tegasnya.

Dia menambahkan pihaknya juga meminta kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh GTBO. Hingga paruh pertama 2012, emiten pertambangan batu bara ini membukukan laba tahun berjalan senilai Rp939,80 miliar, melonjak 7.294,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp12,71 miliar.

Lonjakan laba ini dipacu naiknya penjualan menjadi sebesar Rp1,14 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp36,21 miliar. Selama semester I-2012, penjualan batu bara perseroan mencapai 3 juta metrik ton, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 191.274 metrik ton. Hingga akhir Juni 2012, total aset perseroan tercatat senilai Rp1,44 triliun, tumbuh dibandingkan akhir Desember 2011 yang senilai Rp464,36 miliar. (bani)