Tambah Armada Kapal, Pelayaran Nelly Targetkan Laba Rp62 Miliar - Realisasi Capex Capai Rp 60 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk menargetkan laba bersih mencapai Rp62 miliar pada 2012 dari realisasi laba bersih 2011 sekitar Rp58 miliar. “Hingga Juni 2012, laba bersih perseroan telah mencapai sekitar Rp31 miliar,”kata Direktur Keuangan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, Budi Tjahjadi di Jakarta, Kamis (11/10).

Untuk itu, lanjut Budi, ada penambahan sebanyak 3 set kapal yang terdiri atas dua kapal tunda dan satu kapal tongkang dengan target perolehan pendapatan untuk tahun ini sebesar Rp190 miliar. Selain itu, perseroan juga berencana untuk menggarap angkutan minyak mentah sawit dan comprresed natural gas (CNG).

Menurut Budi, saat ini perseroan telah melayani muatan untuk bidang industri kertas dan bubur kertas (pulp) serta industri komoditas lainnya, yaitu kayu bulat, batu split, pasir, serta batu bara. Adapun klien perseroan antara lain Raja Garuda Mas dan Grup Sinar Mas. Jumlah kapal perseroan telah mencapai 39 kapal termasuk penambahan tiga kapal baru pada 2012.

Dia juga menambahkan, perseroan telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp60 miliar untuk pembiayaan kapal dan operasional dari target belanja modal tahun ini sebesar Rp70 miliar. Selain itu, perseroan akan menggunakan dana hasil penawaran saham untuk melakukan pengembangan usaha (ekspansi)

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI, Umi Kulsum, mengatakan sesuai dengan pernyataan yang dimuat pada prospektus dalam rangka penawaran umum, Nelly Dwi Putri akan mengalokasikan sebagian sahamnya kepada karyawannya (Employee Stock Allocation/ESA) yang akan dialokasikan Saham Penghargaan dan jatah pasti untuk membeli Saham Diskon dengan jumlah sebanyak 21,04 miliar lembar saham.

Rinciannya, sebanyak 1,04 miliar lembar berupa saham penghargaan diberlakukan lock-up period selama 24 bulan dan 20 juta lembar saham diskon diberlakukan lock-up period selama 6 bulan.

Efek Syariah

Sebelumnya, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menetapkan saham PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk sebagai efek syariah berdasarkan keputusan Bapepam-LK Nomor:Kep-539/BL/2012.

Kata Ketua Bapepam-LK, Ngalim Sawega, keputusan penetapan efek syariah sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan Bapepam-LK terhadap pemenuhan kriteria efek syariah atas pernyataan pendaftaran yang disampaikan oleh PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk.

Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan berasal dari dokumen pernyataan pendaftaran serta data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari emiten maupun dari pihak-pihak lainnya yang dapat dipercaya.

Sementara pada saat pembukaan perdagangan Kamis kemarin, saham NELY sempat menyentuh level tertinggi 245 dan terendah Rp180. Frekuensi perdagangan saham sempat 134 kali dengan volume transaksi 14 ribu lot. Harga saham NELY ditransaksikan terakhir ke level Rp190 dengan volume perdagangan 37 ribu lot dengan nilai transaksi Rp3 miliar.

Sebagian besar saham NELY diminati oleh investor asing, khususnya dari Singapura dan Timur Tengah. Dalam pooling penawaran saham perdananya saja, NELY mencatatkan mengalami kelebihan permintaan sekitar 98 kali. (lia)

Related posts