HD Finance Kantongi Pinjaman Baru Rp 100 Miliar

Perusahaan multifinance PT HD Finance Tbk (HDFA) terus menggenjot pembiayaan jelang akhir tahun dan karena itu, perseroan terus meningkatkan likuiditas melalui fasilitas pinjaman dari PT Bank Muamalat Tbk sebesar Rp 100 miliar.

Corporate Secretary HD Finance Novita Frestiani mengatakan, jangka waktu dari pinjaman maksimal 48 bulan sejak tanggal penandatanganan akad line facility pembiayaan Al Mudharabah, “Perseroan dan Bank Muamalat telah menandatangani Akad Line Facility Pembiayaan Al Mudharabah sehubungan penyediaan Line Facility dalam bentuk fasilitas pembiayaan Al Mudharabah oleh bank kepada perseroan,”katanya dalam siaran persnya kepada kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (9/10).

Disebutkan, pemberian line facility pembiayaan Al Mudharabah ini dijamin dengan tagihan atau piutang pembiayaan konsumen dengan nilai 100% dari total jumlah pokok fasilitas yang masih terutang (outstanding).

Sebelumnya, perseroan juga mendapatkan fasilitas kredit dan akta jaminan fidusia dari Bank Commonwealth sebesar Rp90 miliar. Fasilitas pinjaman ini berjangka waktu maksimal 36 bulan sejak tanggal masing-masing pencairan. Tidak hanya itu, pinjaman yang sama didapatkan dari PT Bank CIMB Niaga Tbk senilai Rp70 miliar.

Pada tahun ini perseroan membidik pembiyaan senilai Rp1,3 triliun atau tumbuh 30% dibanding periode yang sama 2011 senilai Rp1,07 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Brexit Bikin Penjualan Mobil Baru di Inggris Turun Drastis

Penjualan mobil baru di Inggris turun drastis akibat ketidakpastian Brexit dan ketakutan di pasar keuangan mobil yang memicu gelembung kredit.…

Babak Baru Bisnis e-Commerce

Tercatat beberapa layanan tambah saldo uang elektronik "e-commerce" sudah dihentikan karena sedang menyelesaikan perizinan dari BI. Produk uang elektronik itu,…

Indonesia Punya Terobosan Baru Untuk Obati Kanker Paru

Pengobatan kanker paru di Indonesia saat ini tak lagi hanya mengandalkan bedah, kemoterapi dan radioterapi. Kini, ada terobosan baru yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Lebih Banyak Investor Asing - BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

Bursa Berjangka Belum Optimal - Indonesia Defisit 2.500 Tenaga Pialang

NERACA Palembang – Mendorong Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri dalam acuan harga komoditas dunia dan mensejahterakan para petani, merupakan…

Produksi TBS Milik Austindo Tumbuh 8%

NERACA Jakarta – Mulai pulihnya harga komoditas dunia, memberikan dampak berarti terhadap bisnis PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT). Pasalnya,…