Mengatasi Gigi Sensitif

NERACA

Gigi sensitif merupakan istilah umum untuk menunjukkan rasa nyeri yang timbul akibat terbukanya dentin, sebuah lapisan di bawah email gigi. Untuk mengatasi nyeri pada gigi sensitif ternyata tidak cukup hanya dengan mengurangi rasa ngilu. Perlu adanya tindakan lebih lanjut memperbaiki dan mencegah gigi sensitif datang kembali.

Melihat fakta yang terjadi di masyarakat, diketahui sebanyak 65% orang Indonesia memiliki gigi sensitif tetapi 50% di antaranya belum melakukan tindakan untuk menanggulangi masalah ini. Kesadaran dan pengetahuan yang menyebabkan belum adanya penanganan masalah gigi sensitif.

Penanganan gigi sensitif memang jangan dianggap sepele, banyak orang ketika mengalami nyeri ketika minum es atau permen, orang tersebut hanya menggangap sepele, dia berpikir akan hilang dengan sendirinya.

Sedangkan, infeksi kanal akar gigi yang terinfeksi bisa sangat menyakitkan dengan rasa nyeri yang menyebar ke daerah lain di wajah dan tengkorak. Tubuh mempertahankan diri dari infeksi sehingga menyebabkan peradangan. Kadang-kadang terjadi abses (nanah) dalam akar gigi yang dapat menetap di dalam tulang rahang pasien selama bertahun-tahun dan terus-menerus menyebarkan bakteri ke dalam aliran darah penderitanya.

Infeksi kanal akar gigi dapat membuat gigi mati sehingga harus dicabut. Mempertahankan gigi mati bukanlah pilihan. Penggunaan herbal, vitamin, atau bahkan resep antibiotik biasanya tidak memecahkan masalah bila tanpa diikuti ekstraksi dan pembersihan kanal akar gigi dan jaringan sekitarnya.

Berangkat dari fakta ini, Pepsodent sebagai pasta gigi terkemuka di Indonesia berkeinginan membantu konsumen dalam setiap kebutuhan perawatan kesehatan mulut dan gigi.

Demi menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki keluhan gigi sensitif, Pepsodent memperkenalkan Pepsodent Sensitive Expert “Relieve, Repair, Prevent” untuk membantu mengurangi rasa ngilu dalam 30 detik, memperbaiki dan mencegah gigi sensitif datang kembali.

Related posts