Motor Bergaya Chopper Bertenaga Listrik

Sabtu, 06/10/2012

NERACA

Melaju kencang di jalan, tidak bising karena suaranya yang lembut, dan udara bersih sebab tak ada polusi menjadi pemicu awal diciptakannya kendaraan bertenaga listrik. Namun yang menjadi faktor utama dari pembuatan kendaraan bertenaga listrik yang tengah ngetrend dewasa ini adalah lantaran semakin menipisnya bahan bakar fosil.

Kendaraan Listrik adalah kendaraan yang menggunakan satu atau lebih motor listrik sebagai tenaga penggeraknya. Sebenarnya orang sudah mengenal kendaraan listrik sejak tahun 1930-an. Namun, negara Eropa baru menganggap serius pengembangan mobil listrik lantaran krisis energi pertama yang menimpa negaranya setelah tahun 1970-an. Sering dengan kemajuan teknologi elektronika daya pada tahun 1980-an, teknologi mobil listrik pun semakin maju.

Kendaraan dengan tenaga listrik sangat dibutuhkan karena bisa menjadi solusi terhadap permasalahan krisis energi yang dihadapi Indonesia. Kendaraan listrik ini dibutuhkan karena sangat efektif dan efisien menggantikan mobil yang berbahan bakar fosil (BBM) yang semakin hari semakin berkurang.

Selain menjadi solusi, kendaraan tenaga listrik seperti mobil tenaga listrik karya anak bangsa dari empat perguruan tinggi juga dinyatakan sebagai mobil yang ramah lingkungan.

Keuntungan lain dari kendaraan bertenaga listrik adalah lebih mudah dinyalakan, jika tabungan listrik tandas, tinggal di-charge ulang. Keuntungan-keuntungan inilah yang menggugah masyarakat biasa seperti Seno Nugroho, warga Kudus Jawa Tengah untuk meniru perusahaan auto dunia dalam menciptakan kendaraan bertenaga listrik.

Bersama dengan teman-temannya, Seno membuat motor listrik dengan menggunakan bahan baku bekas agar ongkos perakitannya murah dan terjangkau.

Pada bagian penggeraknya, Seno menggunakan motor starter Hijet 1000. Motor listrik yang diakui Seno ini masih banyak penyempurnaan, terutama untuk bagian jarak tempuh. Dengan daya 35 ampere, motor listrik ini hanya mampu menempuh jarak hingga 15 km, dengan topspeed 30km/jam.

Untuk tempat penyimpanan listrik, Seno sudah menggunakan Uninterruptible Power Supplay (UPS) yang biasa digunakan untuk menyimpan listrik untuk komputer. Tempat penyimpanan listrik ini pun masih dalam tahap pengembangan.

Tanggapan miring karya motor listrik miliknya pun acap kali terlontar dari mereka-mereka yang tidak menghargai dan tidak mengerti akan sebuah karya. Dia mengatakan bahwa dirinya pun tidak akan peduli dengan tanggapan miring mengenai karya motor listrik miliknya.

Dirinya berharap, kendaraan bertenaga listrik buatan Indonesia hasil buah tangannya dengan memanfaatkan barang-barang bekas ini dapat dilihat oleh Menteri Dahlan Iskan agar dirinya mendapatkan dana untuk melakukan riset lagi.

Seno mengaku kendaraan besutannya ini masih jauh dari sempurna, karena masih membutuhkan banyak penyempurnaan dan masih dalam tahap uji coba.