Antam Catatkan Realisasi Obligasi Baru Rp 720 Miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah mengantongi dana obligasi sebesar Rp3 triliun pada 2011. Tapi, dana yang sudah digunakan baru sekira Rp690 miliar-Rp720 miliar, “Hingga kini dana obligasi yang terpakai sebesar 24% dari dana obligasi yang diterbitkan perusahaan," kata Direktur Keuangan Aneka Tambang Djaja Tambunan di Jakarta kemarin.

Djaja menambahkan, penggunaan dana obligasi berkelanjutan ini memang seminim mungkin, karena proses pemenangan tender lama, sehingga dana yang keluar juga semakin lama. Selian itu, dirinya juga mengungkapkan sisa obligasi sebesar Rp1 triliun dari plafon yang didaftarkan Badan Pengawas Pasar modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sebesar Rp4 triliun akan selesai setelah hasil obligasi berkelanjutan tahap I telah terserap semuanya.

Nantinya, perseroan akan menggunakan 20% atau sekira Rp800 miliar untuk kegiatan investasi berupa pembangunan prasarana dan bangunan serta pembelian mesin dan alat produksi. Sedangkan sisanya, sebesar 80% atau Rp3,2 triliun akan digunakan untuk pengembangan usaha berupa pembukaan tambang baru, implementasi proyek-proyek pengembangan perusahaan untuk memperkuat bisnis inti, dan pengggunaan untuk proyek pengembangan lain. "Sedangkan dana hasil penerbitan obligasi tahap pertama, akan digunakan untuk investasi di unit bisnis pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara serta pengembangan bisnis di unit bisnis pertambangan emas dengan total dana Rp450 miliar," jelasnya.

Ditunjuk sebagai penjamin emisi adalah PT Deutsche Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Intiland Catatkan Penjualan Rp 3 Triliun - Melesat Dari Target

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil meraih pendapatan penjualan (marketing sales) sebesar Rp3 triliun hingga…

KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

BNI Syariah Bukukan Laba Rp246 miliar

      NERACA   Jakarta - BNI Syariah membukukan laba bersih Rp246 miliar pada triwulan III-2017, tumbuh 14,6 persen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…