Oligasi dan Sukuk Salim Invomas Raih Peringkat AA

PT Salim Invomas Pratama Tbk (SIMP) meraih peringkat AA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut juga berlaku untuk obligasi I/2009 dan peringkat AA untuk sukuk ijarah I/2009. Prospek terhadap peringkat tersebut adalah stabil.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers Pefindo di Jakarta kemarin. Kata analis Pefindo Niken Indriarsih, peringkat tersebut mencerminkan konservatifnya struktur permodalan dan kuatnya proteksi arus kas perusahaan, diversfikasi produk dan area yang baik dengan posisi perusahaan yang kuat di pasar minyak goreng bermerk di Indonesia.

Selain itu, kegiatan operasional yang terintegrasi secara vertikal dengan profik perkebunan yang baik untuk mengamankan kebutuhan bahan baku. Namun, peringkat dibatasi oleh resiko kondisi cuaca yang tidak dapat diramalkan dan persaingan ketat pada bisnis untuk divisi minyak dan lemak nabati. Hingga 30 Juni 2012, pemegang saham perusahaan terdiri dari Indofood Agri Resources Ltd sebesar 72%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebesar 6,4% dan termasuk publik sebesar 21,6%. (bani)

BERITA TERKAIT

Hadir Dalam Tiga Tipe, All New Camry Lebih Mewah dan Agresif

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka tahun 2019 dengan menghadirkan All New Camry yang diklaim memiliki tampilan lebih mewah dan…

Kembangkan Inftastruktur dan SDM - Rifan Financindo Bidik Transaksi 1,5 Juta Lot

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan performance kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Rifan Financindo Berjangka…

Dorong Bisnis Lebih Agresif - Bukalapak Raih Kucuran Dana dari Mirae Asset

NERACA Jakarta –Pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce Bukalapak, mendorong beberapa perusahaan besar lainnya untuk ikut serta memberikan suntikan modal. Apalagi, Bukalapak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Transaksi Sepekan Tumbuh 1,47%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin ditutup dengan peningkatan sebesar…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

BEI Optimis Target 100 Emiten Baru Tercapai

NERACA Jakarta – Penuhi tantangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menargetkan jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau…