Trisula Targetkan Rp200 Miliar dari G2000

Neraca

Jakarta- Direktur Utama Trisula Internasional Lisa Tjahjadi mengatakan, pihaknya menargetkan penjualan G2000 mencapai Rp200 Miliar di tahun mendatang. Untuk itu, perusahaannya telah membentuk perusahaan patungan (joint ventures/JV) dengan perusahaan asal Hong Kong, G2000 Group, PT Triduaribu Bersatu. Hal tersebut dilakukan guna memperluas pangsa pasar G2000 di Indonesia. "Penjulaan G2000 pada 2013 mencapai Rp50 miliar. Sementara dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Trisula memproyeksikan meraih penjualan mencapai G2000 Rp 200 miliar." jelasnya.

Saat ini perusahaan asal Hong Kong ini telah memiliki seribu titik penjualan di 12 negara dan berkomitmen untuk membangun brand image G2000. Sementara, untuk di Indonesia, total gerai G2000 ada sebanyak 22 buah. Pada tahun mendatang diharapkan akan terus bertambah. Rencananya, bisa mencapai 155 titik penjualan pada 2017.

Hingga Juli 2012, PT Trisula International Tbk terus mencatat pertumbuhan kinerja yang konsisten. Antara lain pencapaian penjualan perseroan hingga bulan Juli 2012 sebesar Rp 305 miliar, tumbuh dari bulan Juni 2012 sebesar Rp 141 miliar.

Untuk laba bersih akhir Juli 2012 sebesar Rp 9,3 miliar, meningkat sebesar Rp 3 miliar dibandingkan pada bulan Juni 2012 sebesar Rp 6,1 miliar. Adapun penjualan dan laba sampai dengan bulan Juli 2012 tersebut sudah termasuk dengan hasil akusisi 50% kepemilikan saham PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing (TSC) pada bulan Juli 2012.

Sementara sampai dengan akhir tahun ini TRIS menargetkan penjualan mencapai Rp 591,4 miliar dan perolehan laba sebesar 29,4 miliar. Menurut Lisa, untuk mencapai target tersebut perseroan telah berencana melakukan beberapa aksi korporasi selain akusisi 50% kepemilikan saham TSC dan penambahan merek G2000 dalam protfolio bisnisnya. Sebelumnya Trisula telah memasarkan beberapa Jack Nicklaus, JOBB, UniAsia, dan ManClub.

Selain itu, perseroan juga melakukan penambahan 40 titik penjualan baru untuk beberapa merek. Di anataranya dua toko untuk Jack Nicklaus di Kota Kasablanka dan Karawaci, satu toko JOBB di Kota Kasablanka dan 10 counter, satu counter UniAsia, dan 26 counter untuk Manclub. (lia)

BERITA TERKAIT

BEI Targetkan 7000 Investor Baru di Solo

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta, Jawa Tengah menargetkan sebanyak 7.000 investor baru hingga akhir 2019 baik…

Booming Industri Rokok Elektrik - Pemerintah Targetkan Cukai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring dengan hadirnya regulasi dan payung hukum bagi industri rokok elektrik, kini pelaku industri lebih leluasa dalam…

CAKK Catatkan Pendapatan Rp 274,48 Miliar

NERACA Jakarta - Di tahun 2018, PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 274,48 miliar atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…