Pemegang Saham RUIS Lepas 160 Juta Lembar Saham

Pemegang saham PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS), PT Radiant Nusa Investama menjual sahamnya sebanyak 160 juta lembar saham, “Tujuan dari transaksi adalah divestasi sementara," kata Direktur Radiant Nusa Investama Amiera Ganis dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/9).

Berdasarkan situs BEI, Radiant Nusa Investasma memiliki sebanyak 474,35 juta lembar saham RUIS, setara dengan 61,6%. Lalu ada Value Monetization Ltd dengan saham sebanyak 120 juta atau 15,58%, sementara publik memiliki sebanyak 175,6 juta saham, atau 22,81%.

Sebelumnya, emiten instalasi dan peralatan tambang migas, mendapatkan kontrak baru Rp49,7 miliar. Kontrak baru tersebut didapatkan oleh divisi inspeksi dan jasa pendukung operasi. Divisi inspeksi telah mengamankan kontrak baru sebesar Rp14,1 miliar pada Juli 2012. Alhasil, hingga Juli 2012 perseroan telah mendapatkan kontrak untuk divisi inspeksi senilai Rp168 miliar.

RUIS juga mendapatkan tambahan kontrak untuk divisi jasa pendukung operasi. Nilai kontrak baru tersebut mencapai Rp31,6 miliar. Jasa pendukung operasi telah mengamankan kontrak baru senilai Rp31,6 miliar di Juli 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

PLIN Lepas 512,20 Juta Saham Tresuri

PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) akan menjual saham tresuri yang telah digenggam sejak 2016-2017. PLIN akan mengalihkan saham tresuri…

Danai Akuisisi 51% Saham ADK - Dewata Cari Modal Lewat Rights Issue

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu…

Dinas Kependudukan : 4,3 Juta Datang Ke Jakarta

    NERACA   Jakarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta mencatat kedatangan hingga 4,3 juta orang di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…