Chandra Asri Ditawari Beli Obligasi Altus 12,87%

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menerima pengumuman penawaran untuk membeli surat utang yang diterbitkan Altus Capital Pte Ltd senilai US$184,9 juta dengan 12,87%. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (5/9).

Disebutkan, perseroan merupakan salah satu pemberi jaminan untuk surat tersebut yang akan jatuh tempo pada 2015. Selain perseroan, penjamin lain adalah PT Styrindo Mono Indonesia dan PT Petrokimia Butadiene Indonesia.

Penerbit surat utang tersebut menawarkan untuk membeli secara tunai setiap dan seluruh surat utang yang terutang. Penawaran dan permohonan persetujuan dilakukan pada 5 September 2012.

Pihak Altus Capital meminta persetujuan dari pemegang surat utang melalui suatu keputusan luar biasa untuk mengubah syarat-syarat dan keterntuan surat utang dan akta perwaliamanatan tanggal 10 Februari 2010. Untuk joint dealer managers dalam penawaran dan permohonan persetujuan adalah DBS Bank Ltd, Deutsche Bank AG, Singapore Branch dan HSBC serta Lucid Issuer Services Limited. (bani)

BERITA TERKAIT

Manulife Sebut Pasar Obligasi Masih Positif

  NERACA   Jakarta - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memandang beberapa faktor positif dari domestik masih akan terus…

Saat Obligasi Pemerintah Mengancam Industri Perbankan

  Oleh: Djony Edward Langgam pengaturan bunga di industri keuangan belakangan sedikit tercoreng, terutama dengan gencarnya penerbitan Surat Utang Negara…

NH Korindo Rekomendasi Beli Saham PPRO - Harga Wajar Rp 260 Persaham

NERACA Jakarta - Nilai wajar harga saham PT PP Properti Tbk (PPRO) mencapai Rp260 per unit, lebih tinggi sekitar 32%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…