Bergerak Tidak Wajar, BEI Suspensi Saham KARW

Dengan alasan cooling down, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) pada perdagangan Selasa kemarin. Informasi tersebut disampaikan Kadiv.Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dan Kadiv.Perdagangan Saham BEI Andre Toelle dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (4/9).

Dia menjelaskan, suspensi saham tersebut dilakukan mengingat peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk sebesar Rp425 atau 217,95% dari harga penutupan Rp195 pada 27 Agustus 2012 menjadi Rp620 pada 3 September 2012.

Penghentian sementara perdagangan saham KARW tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham KARW. Para pihak berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Bakrie Telecom Disuspensi

Selain itu, BEI juga melakukan suspensi atas saham dan obligasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Surat Utang BEI Saptono Adi Junarso dan P.H. Kepala Divisi Perdagangan Surat Utang dan Derivatif BEI, suspensi tersebut dilakukan dengan pertimbangan surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 3 September 2012 mengenai penundaan pembayaran pelunasan dan bunga ke-20 obligasi PT Bakrie Telecom I tahun 2007.

Oleh karena itu BEI melakukan suspensi atas saham dan obligasi dari emiten BTEL. Penghentian sementara perdagangan efek perseroan di seluruh pasar akan dilakukan mulai awal perdagangan efek pada Selasa (4/9) hingga penjelasan lebih lanjut.

Sesuai dengan peraturan pencatatan efek Nomor I.A.3 tentang kewajiban pelaporan emiten huruf B angka 10 maka bursa tetap mencatatkan obligasi BTEL I tahun 2007 hingga emiten dapat melaksanakan kewajiban pelunasan obligasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Comforta Raih Top Brand Award Ke 6 Kali

Comforta Springbed kembali meraih penghargaan Tiop Brand Award di tahun 2020 untuk kategori Bedding berdasarkan riset dari Frontier Consulting Group.…

TBLA Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Rencanakan pelunasan utang atau refinancing, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) bakal menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar. Surat utang ini…

TFAS Luncurkan Layanan Sobat Kerjaku

Tingkatkan pelayanan dalam menunjang pertumbuhan bisnisnya, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), meluncukan Sobat Kerjaku, sebuah digital rekrutmen station yang memungkinkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…