Lenovo ThinkPad X1 Carbon Klaim Paling Ringan

Sabtu, 08/09/2012

NERACA

Seakan tanpa henti dalam berinovasi, Lenovo kembali mengeluarkan seri Lenovo Thinkpad X1 Carbon. Bagi kalangan mobile professional, kepraktisan dalam membawa perangkat komputasi kerap menjadi prioritas nomor satu. Dalam hal ini, praktis biasanya identik dengan wujud yang ramping dan bobot yang ringan.

Azis Wonosari (Technical Consultant Manager Lenovo Indonesia Kebutuhan terhadap perangkat komputasi praktis itulah yang diakomodasi oleh Lenovo ThinkPad X1 Carbon, ultrabook yang diklaim paling tipis dan ringan di kelas 14 inci. Dalam sesi first look kepada awak media, memamerkan betapa seksinya X1 Carbon.

“Kalau biasanya ultrabook 14 inci memiliki bobot di atas 1,5 kg, bobot ThinkPad X1 Carbon hanya 1,4 kg. Sisi tertebalnya pun cuma 18,8 mm,” paparnya.

Keistimewaan ini tercapai berkat desain Lenovo yang mengemas ultrabook 14 inci ke dalam form factor berukuran 13 inci. Selain itu, ultrabook ini menggunakan cover yang terbuat dari carbon fibre, material ringan tapi tangguh yang dipakai juga di bodi pesawat terbang dan mobil balap Formula 1.

Dari sisi spesifikasi, ThinkPad X1 Carbon diperkuat prosesor Intel Core i5/7 Ivy Bridge, DDR3 4GB, dan SSD 128GB. Di dalamnya, telah disematkan modem 3G internal dengan kapabilitas tethering hotspot supaya dapat berbagi-pakai koneksi internet.

“Bagi pengguna mobile, tersedia pula feature Rapid Charge untuk mengisi ulang baterai secara lebih cepat. Dalam 35 menit, baterai bisa terisi hingga lebih dari 80% dan dapat dipakai selama 5 jam,” ujar Azis. Ia menambahkan, ThinkPad X1 Carbon bisa beroperasi sampai 8 jam jika baterai terisi penuh.

Sesuai dengan target penggunanya yang masuk ke kelas pebisnis, ultrabook ini membenamkan pula sejumlah feature enterprise, seperti Intel vPro (untuk kemudahan pengelolaan aset dari jarak jauh), security chip (chip khusus penyimpanan data identitas pemilik), dan garansi 3 tahun.

Meskipun baru diluncurkan oleh Lenovo pada awal Agustus silam, ThinkPad X1 Carbon sudah siap masuk ke pasar Indonesia pada pertengahan bulan September dengan kisaran harga US$2000.