Per Agustus, Kapitalisasi Unilever Capai Rp 206,77 Triliun

NERACA

Jakarta – PT Unilever Tbk (UNVR) masih mencatatkan saham terbesar ketiga untuk sektor konsumer dengan nilai kapitalisasi pasar saham senilai Rp 206,77 triliun per 31 Agustus 2012. Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (3/9).

Sebelumnya kapitalisasi pasar saham PT Unilever Tbk (UNVR) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp185 triliun pada 31 Juli 2012. PT Astra International Tbk (ASII) masih mencatatkan kapitalisasi pasar saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp273,26 triliun pada 31 Agustus 2012.

Disusul peringkat kedua, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp227,91 triliun. Peringkat ketiga, PT Unilever Tbk (UNVR) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp206,77 triliun. Kapitalisasi pasar saham UNVR menggeser kapitalisasi pasar saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada 31 Agustus 2012.

Keempat, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilail Rp189,16 triliun. Kelima, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp187,48 triliun. Keenam, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp180,17 triliun. Ketujuh, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp169,73 triliun.

Kedelapan, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp96,39 triliun. Kesembilan, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp89,69 triliun. Kesepuluh, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp74,78 triliun.

Pada peringkat 11, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp74,54 triliun. PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mencatatkan kapitalisasi pasar saham peringkat 12 senilai Rp73,55 triliun. Peringkat 13, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp68,77 triliun.

PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp61,38 triliun pada peringkat 14. Selain itu, saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp56,93 triliun pada peringkat 15.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp47,41 triliun pada peringkat 16. Disusul, PT Charoen Phokpand Indonesia Tbk (CPIN) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp44,27 triliun pada peringkat 17. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp43,82 triliun pada peringkat 18.

PT Indotambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp43,16 triliun pada peringkat 19. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp40,50 triliun pada peringkat 20. Disusul, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatatkan kapitalisasi pasar senilai Rp39,35 triliun pada peringkat 21.

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp39,10 triliun pada peringkat 22. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp38,19 triliun pada peringkat 23. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp35,11 triliun pada peringkat 24. Saham PT Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan kapitalisasi pasar saham senilai Rp33,64 triliun pada peringkat 25. (bani)

BERITA TERKAIT

Rampungkan Penyelidikan Nara Hotel - BEI Berharap Keputusannya Adil dan Objektif

NERACA Jakarta – Gagalnya pencatatan saham perdana PT Nara Hotel International Tbk lantaran adanya aduan investor terkait kejanggalan penjatahan saham…

Pasar IPO di Semester Pertama Masih Positif

NERACA Jakarta – Potensi pasar initial public offering (IPO) di dalam negeri masih memiliki prospek positif di tengah ketidakpastian ekonomi…

Khawatiran Virus Corona Menghantui IHSG

NERACA Jakarta –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore kemarin, ditutup terkoreksi di tengah kekhawatiran…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sengketa Dengan Geo Dipa Energi - Kuasa Hukum BGE : Ada Penyalahgunaan Kewanangan Pejabat KPK

Terkuaknya surat keterangan permohonan klarifikasi kepada Bank HSBC Indonesia yang diterbitkan oleh Deputi bidang Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi, Pahala Nainggolan,…

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…

Tingkatkan Kualitas Bisnis - BTN Fokus Kualitas Kredit dan Penghimpunan DPK

Tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk(BBTN) memilih berfokus meningkatkan kualitas bisnis dengan menggenjot kualitas kredit dan penghimpunan tabungan.…