Balik dari Mudik dengan Kereta Api

NERACA

Mungkin sebagian dari Anda sudah kembali dari mudik dan mulai kegiatan rutin sehari-hari. Namun sebagian lagi mungkin pula masih berada di kampung halaman, karena mengambil libur lebih panjang. Nah jika demikian, anda perlu mempertimbangkan untuk balik dari mudik dengan mengendarai kereta api, untuk memberi suasana lain dalam perjalanan anda.

Mudik memang sudah menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat Indonesia. Mudik menjadi rutinitas yang paling ditunggu untuk bisa merayakan Hari Kemenangan di Kampung halaman bersama Orang Tua, dan Keluarga tercinta.

Mudik dengan kendaraan umum ada beberapa alternatif, yaitu dengan menggunakan Bis, Kereta Api, Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Sebagian rakyat Indonesia yang mudik menggunakan kendaraan umum lebih memilih kereta api sebagai sarana transportasinya mengapa begitu?

Berikut adalah alasan mengapa kita lebih memilih Kereta Api sebagai sarana transportasi untuk mudik ke kampung halaman tercinta:

1. Lebih Irit

Biaya yang dikeluarkan oleh kantong kita untuk membeli tiket kereta api jauh lebih irit daripada biaya tiket pesawat. Apalagi jika anda tidak bepergian terlalu jauh. Kereta api adalah sarana yang paling tepat.

2. Bisa Membawa Banyak Barang

Tidak seperti Maskapai penerbangan, yang membebankan biaya kepada penumpangnya yang membawa lebih dari dua koper dan berat tas yang tidak melebihi 50 kg, dengan kereta api, anda bisa membawa 3 koper dan tidak dikenakan biaya.

3. Dekat Pusat Kota

Tidak seperti bandara atau Dermaga laut yang berada jauh dari pusat kota tempat kita tinggal, statiun kereta api justru berada di tengah kota yang memudahkan anda untuk sampai sana dengan kendaraan apapun, dengan tidak terburu - buru.

4. Ramah lingkungan

Kereta api merupakan salah satu transportasi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan sarana lainnya. Emisi karbon dari kereta api lebih rendah dalam hal perusakan lingkungan daripada emisi pesawat karena mereka tidak dibebaskan langsung ke lapisan atas atmosfer. Sebagai tambahan, energi relatif efisiensi kereta berarti bahwa industri kurang rentan terhadap kenaikan harga BBM - membuat tarif kereta api lebih stabil dalam perekonomian yang tidak stabil

5. Nyaman dan Relaks

Di dalam kereta api, kita bisa melonjorkan kaki lebih nyaman dan fleksibel daripada di dalam pesawat, karena ruang gerak kita lebih luas, dan tidak seperti pesawat terbang pemandangan di kereta api cenderung menarik untuk balita.

Memandang ke luar jendela dan mendengarkan musik (melalui speaker mini) sangat menenangkan, dan mungkin menidurkan anak atau bayi Anda. Pemandangan yang bisa kita lihat sepanjang perjalanan pun dapat merelaksasikan hati dan pikiran kita.

Dibandingkan dengan transportasi lainnya, berpergian dengan menggunakan kereta api dengan membawa bayi, balita dan anak-anak pada umumnya lebih mudah, tetapi mudah bukan berarti tidak ada sesuatu yang harus anda persiapkan, berikut kami berikan tips untuk anda yang akan mudik dengan anak-anak anda menggunakan kereta api :

1. Sebelum pergi

Anda harus mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan oleh anak-anak anda dengan baik, yaitu :

Untuk anak usia 2-7 tahun, membawa sesuatu yang akan menarik perhatian anak anda, seperti mainan, snack kesukaan, dan membuat permainan yang menarik. Karena jika anda tidak mempersiapkan itu, mereka akan membuat suasana yang gaduh dan tidak tenang. Jika anda membawa balita, siapkan botol susu anak anda, susu formula, dan pampers secukupnya. Pastikan jangan lupa untuk membawa obat-obatan.

2. Di stasiun kereta

Pastikan anda datang lebih awal, setidaknya 1 jam dari jadwal keberangkatan, periksa semua barang bawaan anda untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal. Jangan biarkan anak-anak berkeliaran, pastikan mereka tetap ada di dekat anda sampai waktu keberangkatan. Jangan memberikan anak anda terlalu banyak makan, dan sebisa mungkin tidak memberikan mereka makanan cepat saji.

3. Beri Pengarahan dan tips keselamatan

Beri anak-anak anda pengarahan saat berada di kereta nanti, yaitu :

Pada malam hari dan pagi hari, mereka harus tenang, karena pada waktu itu orang - orang yang ada beristirahat. Selainnya mereka bisa bermain sepuas mereka. Jangan terlalu dekat dengan roda kereta, atau berdiri di bagian depan kereta, beri tahu juga tentang bagaimana menggunakan sistem pengereman darurat atau pintu darurat untuk keluar, dll. Jangan membiarkan anak anda untuk meninggalkan kursi sendirian atau pergi dengan orang yang tidak dikenal. Pada saat kereta akan bersiap akan berangkat, atau berhenti, jangan memegang air panas di tangan atau sesuatu yang bisa menyebabkan bahaya. Pada saat akan memasuki kereta atau keluar dari kereta, anda harus memperhatikan anak-anak dan barang bawaan anda, beritahu mereka agar jangan sampai terlepas dari tangan anda, karena keadaan akan menjadi sangat ramai. (agus/dbs)

BERITA TERKAIT

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

ViBiCloud Hadirkan Layanan End-to-End Pertama Dengan Platform Microsoft Azure Stack

ViBiCloud Hadirkan Layanan End-to-End Pertama Dengan Platform Microsoft Azure Stack Dukungan tim lokal selama 24/7 dan penempatan data di internal…

MSKY Rebranding Indovision Jadi MNC Vision - Sinergis Dengan MNC Play

NERACA Jakarta – Memberikan penyegaran dalam dunia bisnis, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) melakukan rebranding dari Indovision menjadi MNC…

BERITA LAINNYA DI

Pengembangan Kendaraan Pedesaan Butuh Sinergi

Kementerian Perindustrian menekankan perlunya langkah sinergi di antara pemangku kepentingan terkait dalam akselerasi pengembangan kendaraan pedesaan di Indonesia. Upaya ini…

Konsumsi BBM Honda Mobilio Tembus 24,1 Km/Liter

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Honda Mobilio menembus 24,1 km/liter dalam ajang lomba efisiensi yang diikuti komunitas, calon pembeli, dan…

Ford Gandeng Alibaba Pacu Penjualan Lewat E-commerce

Alibaba Group Holding menandatangani kesepakatan dengan produsen mobil Amerika, Ford Motor Co, terkait kerja sama di bidang teknologi komputasi, konektivitas…