CFC Anggarkan Rp 1,4 Miliar Tambah Gerai - Bidik Pemudik di Jalur Pantura

NERACA

Jakarta - Untuk melayani para pemudik di jalur Pantura, PT Pioneerindo Gourmet Internasional Tbk (PTSP) sebagai emiten ritel pemegang hak waralaba restoran cepat saji California Fried Chicken (CFC) menganggarkan dana Rp 1,4 miliar untuk mendirikan gerai sementara.

Corporate Services Director PTSP Susanna Kusnowo mengatakan, pembukaan outlet Lebaran ini sudah di lalukan sejak 2008 hingga sekarang, “Rencananya gerai CFC didirikan di tujuh titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sepanjang Pantura mulai dari Cikampek hingga kawasan Pejagan, Jawa Barat,"katanya di Jakarta, Rabu (15/8).

Dia menambahkan, lokasi SPBU antara lain, Darusallam 4, Darusallam 3, Casandra, PatokBeusi, Ciasem, Pejagan dan Munduhsari. Sedangkan untuk gerainya sendiri dibuka mulai 10 Agustus hingga 10 September 2012. "Kalau motor kan butuh makanan cepat, biasanya mereka juga suka istirahat di SPBU, untuk tampilan gerainya akan seperti gerai yang ada di foodcourt, di mana disediakan meja dan kursi, sehingga pemudik lebih santai,” imbuhnya.

Selain itu, pembukaan gerai ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan dan diharapkan keberadaannya bisa meningkatkan brand awareness dari CFC.

Target Penjualan

Sementara itu PTSP menargetkan penjualan untuk 2012 sebesar Rp1,9 miliar. Dari penjualan tersebut, pemasukan sebesar 90 persen berasal dari CFC. Sedangkan untuk Sapo dan Cal Donat hanya menyumbangkan sedikit dati total pemasukan perseroan. "Target penjualan kita mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2011 sebesar Rp1,6 miliar," kata Susanna.

Untuk omzet outlet di Pantura, Susanna mengatakan bahwa hingga sekarang jumlahnya masih kecil karena arus mudik balum terlalu ramai. Susanna juga menambahkan bahwa perseroan berencana untuk membuka di jalur lainnya, namun hal tersebut masih dalam pembicaraan. "Untuk pembukaan outlet seperti itu dibutuhkan perencanaan yang lama, untuk rencana pembukaan satu bulan persiapan lebih dari satu bulan," tandasnya.

Sepanjang semester pertama tahun ini, PTSP telah membukukan penjualan senilai Rp 153,90 miliar, naik 18,5% dibandingkan Rp 129,82 miliar pada periode sama tahun lalu. Selain itu, laba sepanjang semester pertama 2012 mencapai Rp 12,94 miliar, naik 39,9% dibandingkan Rp 9,25 miliar pada periode sama tahun lalu.

Sebagai informasi, selain CFC, Pioneerindo merupakan pemilik hak waralaba restoran cepat sajirestoran Sapo Oriental dan Cal Donat. Pemegang saham emiten ritel ini terdiri dari Bank of Singapore Ltd (47,55%), Deutsche Bank Nominee Singapore Ltd (21,84%), ABN Amro Singapore Ltd (9,37%), PT Bayu Buana Tbk (8,91%) dan publik (12,32%). (didi)

BERITA TERKAIT

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun - Dukung Industri 4.0

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…

Revolusi Industri 4.0 Untuk Bidik 10 Besar Dunia

NERACA Jakarta – Pemerintah telah menetapkan target Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia tahun 2030.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Profil Keuangan Dinilai Stabil - Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Indo Straits Incar Pendapatan US$ 20,91 Juta

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menargetkan total pendapatan sebesar US$ 20,91 juta. Operations Director PT…