Fitch Beri Nilai ‘BBB-‘ untuk TLKM

Fitch Ratings menegaskan peringkat Jangka Panjang Mata Uang Asing dan Mata Uang Lokal (Issuer Default Rating/IDR) serta peringkat utang unsecured senior PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) di ‘BBB-’ dengan prospek stabil.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Neraca, Kamis (9/8) kemarin dijelaskan, peringkat TLKM ini disebabkan oleh kepemilikan mayoritas (52,5% di akhir Juni 2012) dan pengaruh yang signifikan dari pemerintah terhadap perseroan.

Menurut Fitch, TLKM berperan penting dan strategis terhadap pemerintah sebagai incumbent operator fixed line serta wireless dan broadband yang dominan. Peringkat-peringkat perseroan memiliki ruang gerak yang signifikan disebabkan oleh credit metrics yang kuat.

Perseroan juga mencatatkan funds from operations (FFO)-adjusted net leverage yang rendah (0,3x di akhir Juni 2012), kemampuan menghasilkan post-distribution free cash flow (FCF) yang solid serta marjin EBITDAR lebih dari 50% dibandingkan dengan incumbent operator Asia Pacifik lainnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…

Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Pajak 0,5 Persen Untuk UMKM

Penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beromzet di bawah Rp 4,8 miliar…

Pola Puasa Tepat untuk Pasien Diabetes

Meski diperbolehkan untuk tidak berpuasa, seringkali penderita diabetes tetap mencoba untuk berpuasa agar tetap mendapatkan keberkahan dan pahala di bulan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…