Rekreasi Kuliner Malam Dibulan Ramadhan

Berwisata kuliner memang menjadi salah satu kegiatan yang selalu dinantikan dan selalu ditunggu-tunggu oleh para penghobinya. Berwisata kuliner juga tidak hanya dilakukan dihari-hari biasa saja. Dibulan ramadhan jajanan kuliner makin beraneka ragam, jajanan yang tidak biasa hadir dibulan-bulan sebelumnya, dibulan ramadhan ini jajanan kuliner bermacam-macam dan memenuhi sudut-sudut kota. Pada malam hari hingga pagi hari, santapan kuliner di Jakarta sangatlah menggugah selera, biasanya mulai waktu berbuka datang, hingga waktu sahur tiba.

Bulan puasa memang menghadirkan suasana yang berbeda, bagi umat Islam khususnya, bulan puasa menjadi suatu yang dinanti-nantikan. Tidak hanya itu, dibulan puasa banyak tempat obyek wisata kuliner yang umumnya hanya saat bulan puasa saja tempat ini dikunjungi banyak wisatawan untuk sekedar jalan-jalan. Berwisata kuliner dibulan puasa memang tidak terlalu berbeda, khususnya berwisata kuliner pada malam hari.

Menyusuri Ibu Kota pada malam hari memang menjadi pilihan yang tepat saat ini. Selain terhindar dari kemacetan Ibu Kota yang kejam, memilih menyusuri Ibu Kota pada malam hari pun tidak perlu takut kepanasan. Disebagian tempat di Jakarta memang banyak beralih fungsi dan menjadi ramai. Karena rutinitas masyarakat Jakarta yang sangat padat, akhirnya sebagian orang memilih dan hanya bisa berpergian, sekedar kongko-kongko atau berekreasi kuliner pada saat malam hari selepas bekerja.

Bermacam-macam etnis yang ada di Jakarta pun membuat budaya yang ada dijakarta semakin beraneka ragam. Keaneka ragaman inilah yang akhirnya membuat indah sebagian sudut-sudut Ibu Kota ini, dengan keaneka ragaman kulinernya yang ada tentunya. Ada beberapa jalan di kawasan Ibu Kota ini yang menjadi ramai saat malam tiba dengan kuliner-kuliner yang beraneka ragam dan tentunya sangat menarik selera, salah satunya di kawasan Jalan Hayam Wuruk dan Pecinan , Jakarta Pusat. Di sana, berjajar beragam warung makan pinggir jalan di depan pelataran rumah toko.

Tempat rekreasi kuliner ini buka setiap malam mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Semakin malam, kawasan itu kian ramai. Makanan yang ditawarkan pun tidak main-main, beragam kuliner disuguhkan disini, dari makanan khas china, makanan laut hingga makanan lesehan ala Malioboro Yogyakarta. Salah satu kuliner yang terkenal disini ialah tahu pong, tahu garing yang dalamnya kopong ini adalah makanan khas Semarang, lebih enak lagi kalo disantap bersamaan dengan sambel petisnya.

Bubur Pontianak juga menjadi kuliner yang sangat dicari disini, selain rasa ayamnya yang menyatu dengan bubur, bubur ayam disini juga diberikan taburan potongan cakwe yang menambahkan kenikmatan bubur ini. Ada pula ayam goreng dan bakar, seafood, serta nasi uduk juga tersedia di warung dan tenda sepanjang emperan jalan itu. Cukup mengeluarkan Rp 10.000 hingga 15.000 per orang, sudah makan dan minum sepuasnya. Bila tidak terbiasa makan di emperan jalan, Anda pun bisa menikmati makanan seafood dan bakmi di restoran dan rumah di jalan itu.

Jakarta memang melihatkan semangatnya yang tidak henti-hentinya walau malam telah tiba. Rekreasi kuliner pun tidak berhenti sampai disini saja, tidak jauh dari Hayam Wuruk kita juga dapat jumpai salah satu tempat rekreasi kuliner selanjutnya, tepatnya di Jalan Pecenongan, aneka makanan pun ikut dihadirkan disini. Menunya juga variatif. Salah satu yang terkenal ialah kedai martabaknya. Bukan sembarang martabak, karena porsinya besar dan rasanya yang bermacam-macam.

Rekreasi kuliner malam hari dibulan ramadhan sendiri tidak hanya menitik beratkan kepada kulinernya saja, namun lokasi dan suasana lokasi pun sangat penting, perpaduan lokasi dan santapan kuliner yang tepat akan sangat penting, jadi pemilihan lokasi dan santapan saat rekreasi kuliner malam hari di bulan ramadhan menjadi hal yang sangat penting, tentunya setiap orang memiliki selera dan tempat favorit yang berbeda-beda.

BERITA TERKAIT

Menikmati Wisata Susur Sungai Martapura di Malam Ramadan

Bulan Ramadan bukan berarti menjadi berakhirnya aktivitas petualangan. Warga kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, justru memiliki tren wisata baru yakni…

Ini Dia Kiat Sukses Binis Kuliner - Tingginya Persaingan

Bisnis kuliner menjadi salah satu yang paling menjanjikan dan tak pernah sepi, sehingga wajar saja jika banyak orang melirik bisnis…

Sambut Ramadhan 1439 Hijriah Dengan Menggelar CSR Pendidikan

Sambut Ramadhan 1439 Hijriah Dengan Menggelar CSR Pendidikan NERACA Rawamangun – Dalam rangka kepedulian perusahaan di bulan suci Ramadhan 1439…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Ini Pilihan Tempat Menginap di Bandung

Bandung menjadi "pelarian" bagi warga Jakarta yang ingin liburan sambil merasakan hawa dingin. Di musim libur, seperti Lebaran, Paris van…

Menikmati Wisata Susur Sungai Martapura di Malam Ramadan

Bulan Ramadan bukan berarti menjadi berakhirnya aktivitas petualangan. Warga kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, justru memiliki tren wisata baru yakni…

Wisata Jalur Vulkanik Jadi Berkah dari Gunung Merapi

Pekan kemarin Gunung Merapi kembali menunjukkan statusnya sebagai gunung api teraktif di Indonesia. Gunung yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa…