Bergerak Tidak Wajar, Saham BRMS Dalam Pengawasan BEI

Lantaran bergerak diluar kebiasaan dibandingkan priode sebelumnya atau unusual market activity (UMA) dan mengalami kenaikan harga, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) masuk dalam pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito dan Direktur Pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Uriep Budhi Prasetyo, dalam keterbukaan informasi ke BEI di Jakarta, Kamis (2/8).

Atas informasi tersebut, BEI telah meminta konfirmasi kepada perusahaan tercatat pada 24 Juli 2012. Kemudian dengan terjadinya UMA atas saham BRMS tersebut, bursa saat ini sedang mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham ini. Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.

Investor harus mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya. Selain itu, pasar harus mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian haria sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undanga di bidang pasar modal. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham - Siapkan Sanksi Tegas

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…

Komitmen BEI Permudah Persyaratan Pencatatan - Siapkan Perubahan Peraturan

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan transaksi dan emiten di pasar modal lebih agresif lagi, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan - Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka NERACA Depok…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…