Awasi Penggunaan Dana BOS

NERACA

Keterlibatan masyarakat dan transparasi merupakan kunci sukses program BOS. Komite sekolah yang terdiri dari orang tua murid dan masyarakat lokal mengemban tugas merencanakan dan mengawasi penggunaan dana BOS.

BOS adalah dana yang digunakan terutama untuk biaya non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar dan dapat dimungkinkan untuk mendanai beberapa kegiatan lain sesuai pertunjuk teknis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

BOS dialokasikan kepada daerah provinsi untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Sekolah penerima BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT, termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKBM) yang diselenggarakan oleh masyarakat, baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia.

Menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mekanisme penyaluran dana BOS di 2012 dilakukan melalui transfer dana dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah Provinsi (RKUD), untuk selanjutnya diteruskan oleh provinsi secara langsung ke satuan pendidikan dasar dalam bentuk hibah.

Dengan telah diberlakukannya kenaikan Dana Bos mulai Tri Wulan I Tahun Anggaran 2012 ini, pemerintah melalui Kementerian pendidikan dan Kebudayaan mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya untuk turut serta mengawasi kegiatan pengelolan dana yang dilakukan oleh pihak Sekolah.

Berdasarkan undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 menjamin masyarakat untuk menerima informasi dari pejabat publik, termasuk mempertanyakan keterbukaan penggunaan dana BOS. Pejabat publik pun wajib memberikan informasi yang diperlukan kepada pemohon dan bahkan bisa dikenai hukuman penjara atau denda jika mengabaikan permohonan keterbukaan informasi itu.

Oleh karena itu sekolah harus transparan kepada guru, siswa, orang tua siswa, komite sekolah, warga masyarakat serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya tanpa terkecuali. Untuk itu, sekolah harus memasang pengumuman penggunaan dana BOS di papan pengumuman sekolah yang dipasang di area sekolah yang mudah dilihat orang banyak.

Papan transparansi tersebut terdiri dari dua macam, yang pertama memuat Data Keluar Masuknya dana BOS setiap bulannya, kemudian yang lainnya adalah papan informasi yang berisi rekap penggunaan setiap bulannya. Dengan demikian secara tidak langsung masyarakat dapat turut serta mengkritisi.

Selain itu, Komite Sekolah memiliki peran penting dalam mengawasi penggunaan dana BOS agar akuntabel dan transparan. Dalam menjalankan perannya, Komite Sekolah tidak boleh bersikap pasif dan bergantung pada inisiatif pihak sekolah.

Dalam menjalankan peran pengawasannya, sebelum menandatangani format-format BOS Komite Sekolah dapat mengajukan pertanyaan dan pendapat maupun meminta klarifikasi atas hal-hal yang belum jelas dalam pengelolaan dana BOS oleh sekolah.

(yuan)

BERITA TERKAIT

Ombudsman: Partisipasi Masyarakat Awasi Pelayanan Publik Meningkat

Ombudsman: Partisipasi Masyarakat Awasi Pelayanan Publik Meningkat NERACA Padang - Ombudsman Republik Indonesia menilai partisipasi masyarakat mengawasi pelayanan publik di…

Dana Kelola Avrist AM Melesat Tajam 504%

NERACA Jakarta - PT Avrist Asset Management mencatatkan pertumbuhan dana kelola cukup signifikan. Direktur Avrist Asset Management Hanif Mantiq mengatakan,…

BNP Paribas Bidik Dana Kelola Rp 31 Triliun

Maraknya perusahaan manajer investasi mengeluarkan produk investasi dalam menghimpun dana masyarakat lebih besar lagi juga dilakukan BNP Paribas Investment Partners.…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

UI Ada Di Peringkat 54 Top Asia

      Peringkat Universitas Indonesia (UI) di Asia berdasarkan lembaga pemeringkat bergengsi dunia "Quacquarelli Symonds" (QS) meningkat 13 poin…

Wahai Pemuda Pemudi, Cintailah Bahasa Indonesia

    “Kami, Putra dan Putri Bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia,” itulah yang menjadi salah satu potongan dari…

Publikasi Ilmiah Indonesia Diatas Rata-rata Dunia

    Salah satu lembaga pengindeks publikasi ilmiah internasional, Islamic World Science Citation Center (ISC), mencatat pertumbuhan publikasi ilmiah Indonesia…