Kino Sisihkan Hasil Penjualan Untuk CSR

NERACA

Jakarta - PT Kinocare Era Kosmetindo (Kino) menyisihkan pendapatan dari penjualan dua jenis produk mereka untuk membantu biaya pendidikan anak-anak jalanan, kurang mampu, dan yatim piatu. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Hypermart dalam program CSR bertema Berbagi Kasih dengan Ketulusan Hati di Bulan Suci Ramadhan.

“Setiap konsumen membeli satu produk Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga dan Liang Teh Cap Panda di Hypermart, Kino menyisihkan dana Rp 600 untuk kegiatan sosial ini, periode transaksi Juni hingga Agustus 2012,” kata Marketing and Sales Director PT Kino Era Kosmetindo (Kinno) Benny Kurniawan dalam siaran pers yang diterima Neraca, kemarin.

Menurut Benny kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Benny mengaku tidak menargetkan perolehan dana untuk kegiatan sosial ini. Namun dia berharap dari perolehan dana yang ada bisa membantu sedikitnya 1.000 anak yang tersebar di di sekitar Hypermart di 15 Kota di Indonesia yaitu Tangerang, Cianjur, Cimanggis, Bandung, Samarinda, Serang, Bekasi, Kediri, Sidoarjo Surabaya, Lampung, Gorontalo, Cirebon, Gresik, Pontianak, dan Madura.

Untuk Tangerang, dana bantuan diserahkan untuk sekitar 57 anak yang ditampung di Rumah Keluarga Anak Langit di sisi sungai Cisadane, Tanah Gocap, Karawaci Ilir, Tangerang. Komitmen penyerahan bantuan ini diselenggarakan bertepatan dengan pembukaan outlet baru Hypermart di Tangerang.

Kerjasama Bisnis

Benny mengatakan bahwa pihaknya telah lama bekerja sama dengan Hypermart, namun selama ini sebatas kerja sama bisnis. “Ini merupakan kerja sama pertama di bidang sosial. Biasanya masing-masing kami memiliki program sendiri-sendiri,” ujar Benny.

Dia berharap dengan jaringan outlet Hypermart yang luas dapat lebih menjangkau orang-orang yang membutuhkan khususnya anak yatim di Indonesia . “Semoga apa yang Kino dan Hypermart lakukan dapat memajukan Pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Director Merchandising & Marketing Matahari Food Business-Hypermart Meshvara Kanjaya mengatakan Hypermart memiliki tradisi di setiap pembukaan gerai baru melakukan satu kegiatan sosial, di luar kegiatan sosial lainnya yang rutin dilakukan.

Gerai Hypermart yang dibangun di Tangerang ini merupakan cabang ke 72 yang tersebar di 40 kota di Indonesia. Hingga semester pertama 2012 telah terbangun delapan gerai baru dari 17 gerai yang ditargetkan dapat dibangun hingga akhir tahun ini.

“Kami memilih bermitra dengan Kino untuk mengadakan CSR, karena perusahaan ini dikenal sebagai perusahaan besar di bidang consumer goods yang konsisten dengan mutu produk,” katanya.

Sementara itu, John selaku ketua Rumah Belajar Keluarga Anak Langit mengatakan bahwa pihaknya sangat senang mendapatkan bantuan dana untuk anak-anak jalanan dan yatim piatu yang ada di Rumah Belajar ini. Tercatat pada tahun ajaran 2011-2012 terdapat 30 anak yang mendapatkan beasiswa. Untuk tahun ajaran baru ini terdapat 57 anak yang dibina ditambah 15 anak putus sekolah dan mengikuti pendidikan Kejar Paket A.

BERITA TERKAIT

MCAS Bukukan Penjualan Rp 1,1 Triliun

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) sepanjang sebelas bulan pertama tahun ini mengantongi angka penjualan sebesar Rp1,1 triliun atau meningkat…

Merefleksikan Semangat Natal untuk Indonesia Damai & Bermartabat

  Oleh: Faturahman Dewantara, Pemerhati Masalah Sosial, aktif di Lembaga Kajian Ketahanan Sipil   Seolah telah menjadi tradisi bahwa setiap…

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Industri Kecil dan Menengah - Pemerintah Pacu Daya Saing IKM Lewat Platform Digital E-Smart

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar memanfaatkan platform digital e-Smart…

Akuakultur - KKP Realisasikan Asuransi Untuk Pembudidaya Ikan Kecil

NERACA Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merealisasikan program Asuransi Perikanan bagi pembudidaya ikan kecil. Program tersebut merupakan kerjasama antara…

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…