Trisula Bukukan Laba Rp 6,48 Miliar di Semester Pertama

NERACA

Jakarta – Produsen pakaian jadi, PT Trisula International Tbk (TRIS) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 210,04% dari Rp 2,09 miliar menjadi Rp6,48 miliar pada semester I 2012. Disebutkan, kenaikan kinerja tersebut ditopang pendapatan bersih mencpai Rp140,7 miliar dari Rp139,1 miliar.

Informasi disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan kemarin. Produsen dan distributor pakan jadi ini juga mengalami peningkatan drastis untuk penjualan produk pakaian jadi untuk luar negeri mencapai Rp110,49 miliar, lokal senilai Rp29,08 miliar serta jasa penyewaan dan manaJemen properti sebesar Rp1,19 miliar.

Pada periode tersebut perseroan menanggung beban pokok pendapatan Rp108,7 miliar dari Rp115,99 miliar pada periode yang sama tahun lalu.. Untuk beban usaha tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp21,63 miliar, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp17,6 miliar. Sementara perseroan berhasil menambah total aset menjadi Rp258,56 miliardari Rp165,24 miliar.

Meleset Dari Proyeksi

Sebelumnya, Direktur Utama Trisula Internasional Lisa Tjahjadi pernah bilang, laba bersih semester I-2012 di proyeksikan mencapai Rp 8 miliar dari target laba bersih Rp 30 miliar pada 2012 dan pendapatan akan mencapai Rp126 miliar dari target pendapatan senilai Rp600 miliar pada 2012, “Pencapaian kinerja perseroan masih sesuai target. Pasalnya, kinerja didukung dari segmen ritel dan ekspor. Dimana tahun lalu segmen ritel menyumbangkan kontribusi 20%-25% dan sisanya ekspor sekitar 20%,”ungkapnya.

Dia menambahkan, pencapaian target tersebut akan didukung dari akuisisi hingga 50% satu perusahaan baru yakni PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing. Nantinya kontribusi akuisisi perusahaan tersebut mencapai Rp1 miliar.

Sementara satu perusahaan yang baru diakuisisi tersebut akan melengkapi tiga anak usaha sebelumnya yaitu PT Tritirta Saranadamai sebesar 98%, PT Trisula Garmindo Manufacturing sebesar 95%, dan PT Trimas Sarana Garment Industry sebesar 95%,”PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing akan mendukung kinerja kami dalam enam bulan berikutnya, kontribusi pendapatan Trisco Tailored Apparel Manufacturing tersebut akan mencapai sekitar 30%. Industri ritel kita sendiri kontribusinya 25%,"ujarnya.

Asal tahu saja, PT Trisula International Tbk menyatakan yakin dapat merealisasikan nilai pendapatan sebesar Rp660 miliar dengan perolehan laba bersih sebesar Rp41 miliar hingga akhir tahun. Target tersebut akan dikejar baik melalui pengembangan usaha secara organik maupun dengan serangkaian akuisisi yang menjadi strategi pengembangan nonorganik perusahaan. (bani)

BERITA TERKAIT

Kobexindo Bukukan Laba Bersih US$ 1,2 Juta - Geliat Industri Tambang

NERACA Jakarta– PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), penyedia alat berat pertambangan dan industri terkemuka di Indonesia berhasil membukukan lonjakan laba…

Laba Bersih Acset Indonusa Tumbuh 27,14%

Di kuartal pertama 2018, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat kenaikan laba bersih 27,14% menjadai Rp 38,92 miliar dibandingkan priode…

Laba Bersih Arwana Terkoreksi Tipis 0,33% - Beban Penjualan Membengkak

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal pertama 2018, emiten produsen keramik PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARN) membukukan perolehan laba turun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dampak Pelemahan Rupiah - Asing Sesuaikan Investasinya di Bursa

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai nilai tukar rupiah yang cenderung mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor…

WIKA Bagikan Dividen Rp 26,8 Per Saham

NERACA Jakarta - Hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati untuk membagikan…

Trimegah Sekuritas Rilis MTN Rp 250 Miliar

Memanfaatkan pertumbuhan positif pasar obligasi di dalam negeri, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berencana menerbitkan surat utang medium term…