Akibat Beban Naik, Laba Astra Agro Turun 24,3%

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) hanya meraih laba bersih Rp 996,36 miliar pada semester I-2012 atau turun 24,3% dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,31 triliun. Laba per saham pun turun dari Rp 806,43 per lembar menjadi Rp 608,74 per lembar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan di Jakarta, Rabu (25/7). Disebutkan, penurunan kinerja laba ini disebabkan oleh meningkatnya beban perseroan. Pendapatan bersih perusahaan sektor perkebunan ini sejatinya naik tipis dari Rp 5,296 triliun menjadi Rp 5,646 triliun hingga Juni 2012.

Namun kenaikan beban pendapatan justri lebih besar sekitar Rp 610,5 miliar menjadi Rp 3,85 triliun. Akibatnya laba kotor AALI terpaksa turun dari Rp 2,059 triliun menjadi Rp 1,79 triliun. adanya beban umum, penjualan, biaya pendanaan dan lainnya membawa akumulasi laba sebelum pajak pun makin turun. Laba sebelum pajak di semester I-2012 tercatat lebih rendah Rp 378,49 miliar dari Rp 1,77 triliun menjadi Rp 1,39 triliun.

Sebagai catatan, pada periode Januari-Juli 2012 perseroan telah memproduksi Crude Palm Oil (CPO) 636,497 ribu ton atau naik 7,1% dari periode sebelumnya 594,163 ribu ton. Kenaikan produksi didukung oleh peningkatan Tandan Buah Segar (TBS) dari 2,27 juta ton menjadi 2,45 juta ton.

Sementera produksi kernel juga naik 13,9% menjadi 140.539 ton, dari periode sebelumnya 123,397 ton. Produksi FFB wilayah Sumatera sepanjang Januari hingga Juni mencapai 1,044 juta ton. Sedangkan wilayah Kalimantan dan Sulawesi masing-masing 939,512 ribu ton dan 462,978 ribu ton. (bani)

BERITA TERKAIT

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…