Penjualan Goodyear Turun 1,98% di Semester Pertama

PT Goodyear Indonesia Tbk mencatatkan penjualan turun 1,98% di semester pertama tahun ini, dibandingkan priode yang sama tahun lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangannya di Jakarta, Rabu (25/7).

Disebutkan, produsen ban ini juga membukukan pendapatan semester pertama 2012 mencapai US$107,37 juta, sedangkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$109,54 juta. Penurunan itu dipengaruhi berkurangnya penjualan ban luar yang mencapai US$106,8 juta per Juni 2012, menyusut 2,24% dari US$109,25 juta.

Adapun segmen penjualan ban dalam mencatatkan pertumbuhan signifikan 122,7% dari US$196.307 menjadi US$437.166. Secara geografis, penjualan emiten berkode saham GDYR tersebut tertekan oleh melemahnya permintaan ekspor.

Hingga Juni 2012, penjualan ekspor perseroan mencapai US$56,12 juta, anjlok 5,91% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$59,65 juta. Berkebalikan dengan penjualan ekspor, penjualan dalam negeri perseroan meningkat 2,72%. Sepanjang 6 bulan pertama tahun ini, penjualan domestik Goodyear mencapai US$51,25 juta.

Meski mencatatkan penurunan penjualan, tetapi perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan laba kotor. Goodyear membukukan laba kotor senilai US$12,67 juta, naik 35,34% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut disebabkan oleh menurunnya beban pokok penjualan sebesar 5,47%, dari US$100,17 juta menjadi US$94,69 juta.

Pos laba bersih perseroan juga mengalami pertumbuhan signifikan. Per Juni lalu Goodyear membukukan laba bersih sebesar US$4,75 juta, naik 47,52% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$3,22 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Mandom Catatkan Penjualan Rp 2,71 Triliun

Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,71 triliun. Jumlah tersebut meningkat 7,11% dari…

Fajar Surya Raup Penjualan Rp 7,33 Triliun - Ditopang Pasar Ekspor

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2017 kemarin, emiten produsen kertas PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan kenaikan penjualan sebesar…

Target Penjualan Agung Podomoro Stagnan - Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menargetkan marketing sales atau prapenjualan senilai Rp 4,9 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Dana Segar US$ 150 Juta - Wika Realty Kebut Proyek TOD Jakarta River City

NERACA Jakarta – Pengembang PT Jakarta River City – anak usaha dari PT Wika Realty memastikan pembangunan proyek mixed use…

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…