Saham Agis Dalam Pengawasan BEI

Lantaran bergerak tidak wajar, PT Agis Tbk (TMPI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini, BEI sedang mencermati perkembangan aktivitas transaksi dan harga saham PT Agis Tbk.

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham TMPI yang di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya (Unusual Market Activity/UMA), “BEI telah meminta konfirmasi kepada perseroan pada 2 Juli 2012. Atas dasar konfirmasi dari perseroan, bursa mengumumkan jawaban konfirmasi itu melalui pengumuman Bursa IDX Net pada 3 Juli 2012," katanya dalam keterbukaan informasi di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sehubungan dengan terjadinya UMA ini, BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.

Selain itu juga mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Tercatat dalam perjalanan bisnisnya, emiten Bursa efek Indonesia berkode saham TMPI ini didirikan lebih dari 30 tahun yang lalu sebagai produsen dan distributor eksklusif dari produk Sony di Indonesia.

Saat ini, perseroan merupakan perusahaan barang elektronik terintegrasi penuh, yang tidak hanya mewakili Sony, namun juga merek-merek lainnya. Jaringan distribusi barang elektroniknya tersebar lebih dari 1.000 toko ritel independen di seluruh wilayah Indonesia dan memiliki jaringan purna jual (after sales) yang tersebar di 25 pusat pelayanan di seluruh Indonesia.

Perseroan saat ini tengah berupaya untuk melakukan diversifikasi ke bisnis sumber daya alam, di mana melalui anak usahanya PT Agis Resources mengeksekusi salah satu perusahaan pertambangan emas di Sumatera Barat. (bani)

BERITA TERKAIT

BTN Targetkan Transaksi Rp3 Triliun di IPEX 2020

Kesekian kalinya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX). Kali ini, perseroan menargetkan dapat meraup…

WSBP Raih Kontrak Anak Usaha Pertamina

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengantungi kontrak baru dari anak usaha PT Pertamina yakni, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)…

Pefindo Beri Peringkat A- MTN Tridomain

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menegaskan peringkat A- untuk surat utang jangka menengah (medium…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terlibat dalam Perjanjian Kontrak - Peran Penegak Hukum Bakal Ganggu Iklim Investasi

Keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan investasi membuat ketidakpastian dalam berusaha. Kalangan investor menjadi tidak nyaman,  seperti kasus PT…

BEI Beri Sanksi Suspensi 19 Emiten - Melalaikan Kewajiban Biaya Pencatatan Tahunan

NERACA Jakarta – Musim laporan kinerja keuangan emiten menjadi momentum yang ditunggu para analis dan juga investor untuk memetakan investasi…

Ditopang Pondasi Bisnis Kuat - BTN Optimis Bakal Raup Laba Rp 3 Triliun

NERACA Jakarta -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyampaikan optimistis akan meraup laba Rp3 triliun dengan berbagai bauran strategi…