Mengenal Sejarah 3 Masjid Utama

Sabtu, 14/07/2012

Menjelang bulan puasa yang tinggal sekitar sepekan lagi, ada baiknya kita mengenal tiga masjid utama yang ada di dunia. Siapa tahu dengan lebih mengenal ketiga masjid itu, hati anda tergerak untuk berwisata rohani yaitu umrah atau bahkan melaksanakan ibadah Haji.

NERACA

Masjid Nabawi, adalah salah satumasjidterpenting yang terdapat di KotaMadinah, Arab Saudikarena dibangun olehNabi Muhammad sawdan menjadi tempat makam beliau dan para sahabatnya. Masjid ini merupakan salah satu masjid yang utama bagi umatMuslimsetelahMasjidil HaramdiMekkahdanMasjidil AqsadiYerusalem.

Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Rasulullah saw, setelahMasjid Qubayang didirikan dalam perjalanan hijrah beliau dari Mekkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Rasulullah saw tiba di Madinah, yaitu di tempat unta tunggangan Nabi saw. menghentikan perjalanannya.

Lokasi itu semula dikenal sebagai tempat penjemuran buahkurmamilik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah saw. untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman beliau.

Awalnya, masjid ini berukuran sekitar 50m× 50 m, dengan tinggi atap sekitar 3,5 m Rasulullah saw turut membangunnya dengan tangannya sendiri, bersama-sama dengan para sahabat dan kaum muslimin.

Tembok di keempat sisi masjid ini terbuat dari batu bata dan tanah, sedangkan atapnya dari daun kurma dengan tiang-tiang penopangnya dari batang kurma. Sebagian atapnya dibiarkan terbuka begitu saja. Selama sembilan tahun pertama, masjid ini tanpa penerangan di malam hari. Hanya di waktu Isya, diadakan sedikit penerangan dengan membakar jerami.

Kemudian melekat pada salah satu sisi masjid, dibangun kediaman Nabi saw. Kediaman Nabi ini tidak seberapa besar dan tidak lebih mewah dari keadaan masjidnya, hanya tentu saja lebih tertutup. Selain itu ada pula bagian yang digunakan sebagai tempat orang-orang fakir-miskin yang tidak memiliki rumah. Belakangan, orang-orang ini dikenal sebagaiahlussufahatau para penghuni teras masjid.

Masjidil Haram adalah masjid yang berikutnya. Masjid ini adalah sebuahmasjiddi kotaMekkah, yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umatIslam. Masjid ini juga merupakan tujuan utama dalam ibadahhaji. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka'bah, yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadahsalat.

Selanjutnya perluasan Masjidil Haram dimulai pada tahun 638 sewaktukhalifahUmar bin Khattab, dengan membeli rumah-rumah di sekeliling Ka'bah dan diruntuhkan untuk tujuan perluasan, dan kemudian dilanjutkan lagi pada masa khalifahUsman bin Affan sekitar tahun 647 M.

Menurut hadits shahih, satu kali salat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Satu kali salat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali salat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Seluruh umat Islam diperintahkan untuk memalingkan wajahnya/hatinya ke arah Masjidil Haram di manapun berada, hal ini diperkuat dengan surah Al-Baqarah ayat 149 dan 150. perintah ini hampir sama derajatnya dengan perintah Allah yang lain seperti halnya melakukan sholat, zakat, puasa, haji sebagai wujud hati yang terikat dan ingat kepada Allah dalam segala hal duniawi ini.

Masjid yang terakhir adalah Masjid Al-Aqsa, masjid ini adalah salah satu tempat suciagama Islamyang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci diKota Lama Yerusalem(Yerusalem Timur). Kompleks tempat masjid ini (di dalamnya juga termasukKubah Batu) dikenal olehumatIslamdengan sebutanAl-Haram Asy-Syarifatau "Tanah Suci yang Mulia".

Tempat ini oleh umatYahudidanKristendikenal pula dengan sebutanBait Suci, suatu tempat paling suci dalamagama Yahudiyang umumnya dipercaya merupakan tempat Bait Pertama danBait Keduadahulu pernah berdiri.

Masjid Al-Aqsa secara luas dianggap sebagai tempat suci ketiga oleh umat Islam. Muslim percaya bahwaMuhammaddiangkat keSidratul Muntahadari tempat ini setelah sebelumnya dibawa dariMasjid Al-HaramdiMekkahke Al-Aqsa dalam peristiwaIsra' Mi'raj.

Kitab-kitabhadistmenjelaskan bahwa Muhammad mengajarkan umat Islam berkiblat ke arah Masjid Al-Aqsa (Baitul Maqdis) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Madinah. Setelah itu kiblat salat adalahKa'bahdi dalamMasjidil Haram, Mekkah, hingga sekarang. Pengertian Masjid Al-Aqsa pada peristiwa Isra' Mi'raj dalam Al-Qur'an (Surah Al-Isra'ayat 1) meliputi seluruh kawasanAl-Haram Asy-Syarif.

Masjid Al-Aqsa pada awalnya adalah rumah ibadah kecil yang didirikan olehUmar bin Khattab, salah seorangKhulafaur Rasyidin, tetapi telah diperbaiki dan dibangun kembali oleh khalifahUmayyahAbdul Malikdan diselesaikan oleh putranyaAl-Walidpada tahun 705 Masehi.

Setelah gempa bumi tahun 746, masjid ini hancur seluruhnya dan dibangun kembali oleh khalifahAbbasiyahAl-Mansurpada tahun 754, dan dikembangkan lagi oleh penggantinyaAl-Mahdipada tahun 780.

Gempa berikutnya menghancurkan sebahagian besar Al-Aqsa pada tahun 1033, namun dua tahun kemudian khalifahFatimiyyahAli Azh-Zhahirmembangun kembali masjid ini yang masih tetap berdiri hingga kini.

Dalam berbagai renovasi berkala yang dilakukan, berbagai dinastikekhalifahan Islamtelah melakukan penambahan terhadap masjid dan kawasan sekitarnya, antara lain pada bagiankubah,fasad,mimbar,menara, dan interior bangunan.

KetikaTentara SalibmenaklukkanYerusalempada 1099, mereka menggunakan masjid ini sebagai istana dan gereja, namun fungsi masjid dikembalikan seperti semula setelahShalahuddinmerebut kembali kota itu. Renovasi, perbaikan, dan penambahan lebih lanjut dilakukan pada abad-abad kemudian oleh para penguasa Ayyubiyah,Mamluk,Utsmaniyah,Majelis Tinggi Islam, danYordania. Saat ini, Kota Lama Yerusalem berada di bawah pengawasan Israel, tetapi masjid ini tetap berada di bawah perwalian lembagawakafIslam pimpinan orang Palestina. (bias)