Pengobatan Tradisional Penderita Kanker

NERACA

Penderita kanker biasanya mengalami gejala seperti nyeri dan mual ketika penyakitnya kambuh. Untuk mengobati penyakit ini biasanya diatasi dengan berbagai metode, dengan melakukan pengobatan modern maupun tradisional. Namun ternyata sebuah studi menemukan bahwa salah satunya pengobatan tradisional bernama Jin Shin Jyutsu juga bisa mengatasinya.

Pada terapi yang berasal dari Jepang kuno ini pasien disentuh secara halus pada 52 titik di tubuhnya yang disebut sebagai Safety Energy Locks atau lokasi pengaman energi termasuk di betis bagian atas, lengan atas dan tungkai bawah.

"Pengobatan ini sudah mendapatkan kepercayaan bagi banyak orang di Jepang, banyak masyarakat jepang baik orang dewa maupun orang tua sudah mengalami perubahan dalam pengobatan ini mengalami perbaikan kondisi yang signifikan.”

Selain itu Jin Shin Jyutsu juga membuat perbaikan di titik-titik tubuh tertentu tanpa menambahkan efek samping yang tidak diinginkan yang seringkali terjadi pada pengobatan lainnya. Studi ini melibatkan 159 penderita kanker. Semua pasien menerima terapi Jin Shin Jyutsu dan setelah sesi terapi, ke-159 pasien diminta untuk menilai tingkat mual, stres dan nyeri yang dialaminya dalam skala 1-10.

Secara umum, peneliti menemukan bahwa terapi sentuhan ini menghasilkan 2-3 poin pengurangan nyeri dan mual pada responden. Padahal peneliti mengaku tak mengendalikan jumlah waktu tiap sesi terapi Jin Shin Jyutsu yang diberikan atau durasi sesinya.

BERITA TERKAIT

Larangan Penggunaan Plastik Akan Sasar Pasar Tradisional

NERACA Jakarta – Kebijakan melarang penggunaan kantong plastik ke depannya secara bertahap juga akan menyasar hingga ke pasar-pasar tradisional, tetapi…

Kota Sukabumi Dirikan Rumah Singgah Bagi Penderita Thalassemia

Kota Sukabumi Dirikan Rumah Singgah Bagi Penderita Thalassemia NERACA Sukabumi - Penderita thalassemia di Sukabumi baik kota ataupun Kabupaten tergolong…

Wom Finance Hibur Anak-Anak Penyintas Kanker di Rumah Singgah YKAKI

Wom Finance Hibur Anak-Anak Penyintas Kanker di Rumah Singgah YKAKI NERACA Jakarta – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“Wom Finance”)…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Pola Makan Harian Buruk Jadi 'Mesin' Pembunuh Perlahan

Pola makan harian yang buruk terus menjadi dilema. Studi teranyar menemukan, satu dari lima kematian secara global dikaitkan dengan pola…

Minum Alkohol Setiap Hari Tingkatkan Risiko Stroke

Konsumsi alkohol berhubungan dengan penyakit stroke. Penelitian anyar menunjukkan, meminum alkohol bahkan hanya segelas atau dua gelas setiap hari dapat…

Polusi Udara Pangkas Angka Harapan Hidup Anak

Polusi udara diprediksi dapat memangkas angka harapan hidup anak-anak sebanyak 20-30 bulan. Anak-anak di Asia Selatan menjadi korban terparah paparan…