Danareksa Kantongi Peringkat A Dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan kembali peringkat A untuk PT Danareksa (Persero). Selain itu, peringkat tersebut juga untuk obligasi II/2007 perusahaan sebesar Rp500 miliar yang akan jatuh tempo pada 25 September 2012. "Prospek untuk peringkat di atas kami revisi kembali menjadi stabil dari negatif dikarenakan perbaikan yang signifikan dari profitabilitas dan permodalan perusahaan,"kata Analis Pefindo Titan Sjofjan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Keuntungan PT Danareksa Perseroan telah kembli positif menjadi Rp147 miliar pada awal tahun 2012 dari kerugian sebesar Rp287,4 miliar pada 2011 yang sebagian besar disebabkan oleh mark-to-market loss saham PT Garuda Indonesia Tbk.

Pada periode sama, ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp667,6 miliar dari Rp541,2 miliar yang dimiliki Perseroan ke Trans Airways pada 27 April 2012. Kesiapan perusahaan dalam melunasi obligasi yang akan jatuh tempo di atas didukung oleh dana kas dan setara kas sebesar Rp1,1 triliun. Di samping fasilitas kredit dari bank yang belum terpakai sebesar Rp1,9 triliun pada akhir April 2012.

PT Danareksa Perseroan sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Pada akhir Desember 2011, PT Danareksa Perseroan memiliki 308 karyawan dan jaringan 1 kantor pusat, 22 kantor cabang, dan 13 kantor cabang pembantu untuk mendukung kegiatan sehari-hari bisnis.

PT Danareksa Perseroan adalah induk dari empat anak perusahaan yang menawarkan jasa dalam penjaminan emisi, penasehat keuangan, pialang, aset manajemen dan investasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Geliat Bisnis MDRN Keluar Dari Ketimpangan - Rambah Bisnis Susu dan Percetakan

NERACA Jakarta – Setelah gagal dalam mengembangkan bisnis 7-Eleven (Sevel), PT Modern Internasional Tbk (MDRN) terus berupaya mencari peluang bisnis…

Indonesia Peringkat dua Penderita TBC

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan saat ini Indonesia menduduki peringkat nomor dua terbanyak penderita tuberkulosis atau TBC setelah…

Penjualan Global BMW Masih Tertinggal dari Mercedes

Produsen mobil mewah Jerman, BMW, mengatakan pada Jumat telah membukukan rekor penjualan global dalam tujuh tahun berturut-turut pada 2017, kendati…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sekolah Pasar Modal Gratis di Buka di NTB

NERACA Mataram – Dalam rangka perbanyak investor saham di Nusa Tenggara Barat, kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram menyelenggarakan…

Jakarta Garden City Pasarkan Lifestyle Center “New East”

NERACA Jakarta - PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk mulai pasarkan produk properti komersial terbaru…

Investasi Properti di Bali - Tavisamira Janjikan Tiga Tahun Uang Kembali

NERACA Serpong-  PT Anugerah Kasih Satu (AKS), salah satu anak usaha PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group yang sedang mengembangkan…