Pabrik Baru Indocement Targetkan Beroperasi Tahun ini

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) akan bangun pabrik semen baru P14 di Citeurep, Bogor tahun ini. Selanjutnya, pabrik baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2015.”Dana yang diperlukan untuk pembangunan Pabrik P14 ini akan dibiayai dari kas internal perseroan," kata Direktur INTP Tju Lie Sukanto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/6).

Dijelaskan, tujuan pembangunan pabrik P14 adalah dalam rangka menunjang peningkatan kapasitas penyediaan semen nasional. Kapasitas produksi pabrik P14 adalah 4,4 juta ton semen per tahun. Saat ini, produksi terpasang perseroan adalah 18,6 jutaton semen per tahun.

Asal tahu saja, sepanjang tahun 2011, Indocement menjual semen 13,9 juta ton dengan pendapatan Rp10 triliun. Selain itu, perseroan juga membagikan dividen Rp1,079 triliun atau Rp293 per lembar saham.

Hal tersebut setara ekuivalen dengan rasio pembayaran dividen sekitar 30% dari laba bersih tahun buku 2011 perseroan. Rencananya, dividen akan dibagikan pada 5 Juli 2012 mendatang. Perseroan juga mencatatkan pendapatan senilai Rp13,887 triliun atau tumbuh 24,7% dibanding 2010 sebesar Rp11,137 triliun.

Peningkatan pendapatan mendorong naiknya laba perseroan menjadi Rp3,596 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 11,7% dari laba tahun 2010 senilai Rp3,224 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…

Bisnis Teh Unilever Tetap Beroperasi - Sariwangi Dinyatakan Bangkrut

NERACA Jakarta – Bangkrutnya PT Sarwangi Agricultural Estate Agency setelah dinyatakan pailit oleh pengadilan setelah gagal membayar utang, dipastikan tidak…

Pertumbuhan Kredit Tahun Depan akan Melambat

      NERACA   Jakarta – Kalangan industri perbankan memperkirakan bahwa pertumbuhan kredit pada 2019 akan melambat dari 13…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…