Saham AISA Dipastikan Tidak Didelisting - Bentuk Manajemen Baru

NERACA

Jakarta – Resmi terbentuknya manajemen baru pasca tersandung masalah hukum hingga berujung suspensi saham yang berkepanjangan, kini manajemen PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) memastikan kegiatan bisnis operasional berjalan seperti biasa dan menegaskan perdagangan saham tidak akan delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Komisaris Utama Tiga Pilar Sejahtera Food, Hengky Koestanto memastikan, perdagangan saham AISA tidak akan didelisting dari pasar dan hal ini sudah berkordinasi dengan pihak otoritas pasar modal,”Kami sampai sekarang masih berkoordinasi dengan bursa dan Otoritas Jasa Keuangan. Kita akan pastikan, tidak akan delisting,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Hengky mengungkapkan, suspensi saham perseroan pada tahun 2018 bukan dikarenakan keterlambatan laporan keuangan namun potensi gagal bayar bunga obligasi pada saat itu.”Suspensi kita di tahun 2018 itu bukan karena laporan keuangan tapi gara-gara gagal bayar bunga obligasi. Itu yang menyebabkan kita disuspensi,” terang Hengky.

Adapun, posisi gagal bayar bunga obligasi tersebut sudah berhasil restrukturisasi melalui PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) pada Juni 2019. Hingga saat ini, perseroan berusaha untuk menyelesaikan kewajibannya seperti membayar denda hingga perilisan laporan keuangan kuartal I, II dan III tahun 2018 dan laporan keuangan kuartal I dan III tahun 2019.“Kita akan koordinasi terus agar semuanya bisa lancar. Harapan kita mungkin di semester I akhir ini dibuka suspensinya,” pungkas Hengky.

Selain itu, dirinya juga menuturkan, kegiatan usaha perseroan masih berjalan normal di tengah banyak kekhawatiran yang membayangi kinerja perseroan. Sementara Sekretaris Perusahaan Tiga Pilar Sejahtera Food, Michael H. Hadylaya menambahkan, hingga saat ini kegiatan operasional di dalam perseroan masih berjalan seperti sedia kala.

Dia menegaskan, pemegang saham tak perlu khawatir tentang keberlangsungan usaha produsen makanan ringan bermerek Taro tersebut. “(Kegiatan operasional) Masih berjalan, (pemegang saham) memang banyak yang khawatir. Nah, kita sampaikan, kegiatan usaha masih berjalan normal seperti biasa,” ujar.

Michael mengungkap ,saat ini perseroan memang sedang dalam proses perbaikan kinerja sehingga dalam beberapa waktu ke depan kondisi perusahaan bisa kembali pulih. Sebagaimana diketahui, dalam tiga tahun terakhir AISA seolah tak putus dirundung malang. Bermula dari isu beras oplosan (Juli 2017), gagal bayar utang (April 2018), polemik dengan manajemen (2018-2019), hingga potensi delisting (2020).

Kemudian hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk menunjuk komisaris dan direksi yang baru, salah satunya Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Ito Sumardi. Kepala Bareskrim Polri (2009-2011) ditunjuk sebagai salah satu komisaris perseroan. Selain itu, RUPS juga mengangkat direktur utama yang baru, yaitu Lim Aun Seng. Lim merupakan mantan Direktur Utama PT FKS Multiagro Tbk. (FISH). Perusahaan ini digadang-gadang bakal menjadi investor baru AISA lewat private placement. Hengky Koestanto yang sebelumnya menjabat Direktur Utama AISA, diangkat menjadi komisaris utama.

BERITA TERKAIT

Bantu Tangani Covid-19 - Akulaku Finance Salurkan Bantuan Alkes

Jakarta - Akulaku Finance Indonesia dan Bank Yudha Bhakti menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan (alkes) guna membantu pemerintah provinsi DKI…

Pedagang Raup Cuan Berlipat Berkah Tol Trans Sumatera

Wanadi (38) petani asal Palembang, Sumatera Selatan merasakan betul cuan berlipat dari usahanya berjualan sayuran dan buah buahan hasil kebun…

Tekan Efisiensi Bisnis - Telkom Akan Konsolidasikan 20 Anak Usaha

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan bisnis, PT Telkom Indonesia (Perseroa) Tbk (TLKM) tengah fokus melakukan efisiensi dengan melakukan restrukturisasi anak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Imbas Lesunya Bisnis Properti - Laba Mentropolitan Kentjana Menyusut 39,61%

NERACA Jakarta –Imbas lesunya bisnis properti di 2019 menekan perolehan laba bersih PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI). Tengok saja, emiten…

Pasar Beras Stabil - Buyung Poetra Raih Penjualan Rp 1,65 Triliun

NERACA Jakarta – Di tahun 2019 kemarin, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup mengesankan.…

Intiland Cetak Laba Bersih Rp 251,43 Miliar

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis properti di tahun 2019 kemarin, rupanya tidak berdampak terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Intiland Development…