Gojek Resmi Miliki Porsi Saham di Blue Bird - Pacu Pertumbuhan Bisnis

NERACA

Jakarta –Kabar Gojek mengakuisi PT Blue Bird Tbk (BIRD) akhirnya terkuak juga setelah selama ini wacana tersebut tertutup rapat. Persoan melalui siaran persnya di Jakarta, kemarin mengkonfirmasi bahwa PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek telah melakukan pembelian saham di perseroan. “Bergabungnya Gojek sebagai salah satu pemegang saham menunjukkan bahwa PT Blue Bird Tbk sebagai penyedia transportasi merupakan partner yang strategis bagi Gojek,”kata Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo.

Menurutnya, kemitraan ini juga merupakan bagian dari implementasi kode QRIS melalui GoPay, sebagai salah satu metode pembayaran taksi Bluebird. Metode pembayaran ini nantinya juga akan terintegrasi ke aplikasi My Blue Bird. Dirinya optimistis langkah masuknya Gojek ke dalam perseroan akan memperkuat kolaborasi di antara keduanya. Hal ini juga diharapkan dapat membantu perseroan dalam meningkatkan layanan kepada konsumen.

Direktur Utama Blue Bird Group Holding, Kresna Djokosoetono menambahkan, pembelian saham oleh Gojek juga menunjukkan tingginya kepercayaan di antara kedua perusahaan. Sementara Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan bahwa kerja sama dengan Bluebird merupakan langkah untuk meningkatkan layanan pembayaran dan transportasi milik perseroan.

Dia meyakini Blue Bird dapat menjadi mitra strategis yang tepat untuk mewujudkan hal itu.“Gojek merupakan salah satu layanan platform terbesar untuk konsumen di Asia Tenggara dan hal tersebut tidak dapat dicapai tanpa partner kuat yang memungkinkan kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Sebagai informasi, Gojek resmi menjadi pemegang saham minoritas Blue Bird melalui penjualan dengan harga Rp3.800 per saham itu. Adapun, pemegang saham pengendali di emiten berkode saham BIRD itu masih dimiliki PT Pusaka Citra Djokosoetono, sebesar 31,51%. Ya, rumor masuknya Gojek ke dalam struktur pemegang saham Blue Bird mencuat setelah pada 13 Februari 2020 PT Pusaka Citra Djokosoetono melego sebagian kepemilikannya di BIRD.

PT Pusaka Citra menjual 108.207.016 saham dengan harga Rp3.800 per saham. Alhasil, total nilai transaksinya adalah Rp 411 miliar. Sejalan dengan transaksi itu porsi kepemilikan PT Pusaka Citra berkurang menjadi 31,517% dari semula 35,842%. Kolaborasi Gojek dan Blue Bird sudah terjalin cukup intens sejak 2017. Hal ini dilakukan perseroan sebagai strategi menghadapi persaingan bisnis transportasi berbasis online yang tengah berkembang pesat.

Analis Director Research & Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus menila, kolaborasi Gojek dengan Blue Bird akan memberikan implikasi positif. Mengingat, Gojek sudah menjadi super apps dan secara ekosistem applikasi Gojek memberikan layanan transportasi terpadu. Di sisi lain, sistem pembayaran Gopay saat ini juga sudah diterima hampir semua merchant yang ada di Indonesia.

Di sisi lain, tahun ini Blue Bird akan melakukan peremajaan armadanya dengan menghadirkan 200 kendaraan listrik. Menurut Nico, pengadaan kendaraan listrik memang akan menelan banyak dana, akan tetapi secara cost pemeliharaan dan bahan bakar lebih murah. Blue Bird telah mengoperasikan 29 mobil listrik dan 14 charging stations sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Ancaman Covid-19 - Reksa Dana Terproteksi Marak Diterbitkan

NERACA Jakarta – Meskipun kondisi pasar modal saham lesu, namun minat penerbitan produk investasi di pasar masih ramai. Berdasarkan siaran…

Jaga Stabilitas Harga Sahan - Telkom Buyback Saham Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Melaksanakan anjuran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan melakukan stabilisasi harga saham…

Dukung Physical Distancing - Sisternet-Siberkreasi Lakukan Kelas Edukasi Online

NERACA Jakarta - Mewabahnya COVID-19 di Indonesia tidak menghalangi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet untuk terus melanjutkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Moodys Pangkas Peringkat Alam Sutera

NERACA Jakarta - Perusahaan pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dari menjadi Caa1…

Express Trasindo Masih Merugi Rp 275,5 Miliar

NERACA Jakarta –Persaingan bisins transportasi online masih menjadi tantangan bagi PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI). Performance kinerja keuangan perseroan…

Martina Berto Bukukan Rugi Rp 66,94 MIiliar

NERACA Jakarta –Bisnis kosmetik PT Martina Berto Tbk (MBTO) sepanjang tahun 2019 kemarin masih negatif. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi…