J Resources Tingkatkan Cadangan Emas

Perusahaan tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) akan fokus pada peningkatan cadangan dan sumber daya di Blok Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada tahun ini melalui kegiatan eksplorasi lanjutan.

Dimana perseroan juga mulai melakukan pengembangan Blok Doup di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, di mana pembangunan fasilitas produksi di Blok Doup tersebut diperkirakan akan selesai pada semester II tahun 2021.”Dengan pengembangan kedua proyek tersebut diharapkan dapat memberi kepastian produksi emas untuk 8 sampai 12 tahun ke depan," kata Direktur Utama PT J Resources Asia Pasifik Tbk, Edi Permadi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Edi Permadi mengatakan, pihaknya akan tetap mencari terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan produksi baik dari proyek yang sudah ada maupun pembangunan proyek yang baru. Saat ini, perseroan sedang melakukan modifikasi fasilitas produksi yang ada di Proyek Penjom, Malaysia, yaitu melalui pengayaan konsentrat untuk memproses kembali cadangan emas yang ada di TSF (tailing facility). Program ini diharapkan dapat mulai berproduksi pada semester II tahun ini.

Perseroan menginformasikan berhasil menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I-J Resources Asia Pasifik Tahap III tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp569,65 miliar. Dana ini akan digunakan untuk melunasi Medium Term Notes yang diterbitkan oleh anak usahanya, PT J Resources Nusantara (JRN), yang akan jatuh tempo pada tanggal 18 Mei 2020 dan sisanya akan dipakai sebagai modal kerja serta kebutuhan korporasi umum dari anak usaha perseroan.

BERITA TERKAIT

Kewenangan Perhitungan Kerugian Negara - Mengembalikan Peran dan Pungsi BPK Pada Khittahnya

Kasus gagal bayar klaim PT Asuransi Jiwasraya menjadi perhatian publik dan termasuk pelaku industri asuransi yang mengaku khawatir bakal memberikan…

BTN Buyback Saham Senilai Rp 275 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan pembelian saham perseroan atau buyback saham berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang…

Ultrajaya Milk Raup Laba Rp 1,03 Triliun

Sepanjang tahun 2019, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mencatatkan laba Rp1,03 triliun atau tumbuh 47,94% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Beban Keuangan Membengkak - Perolehan Laba Adi Sarana Turun 23,06%

NERACA Jakarta – Di balik agresifnya ekspansi bisnis PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menambah armada baru, namun hal tersebut…

Penjualan Delta Djakarta Melorot 7,38%

NERACA Jakarta – Emiten produsen minuman alkohol, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) membukukan laba bersih sebesar Rp317,81 miliar, melorot 6,01%…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Saraswanti Oversubscribe 19,94 kali

NERACA Jakarta – Di tengah badai penyebaran Covid-19 yang masih, minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal masih tinggi.…