Ketua DPR - Negara Harus Jamin Pembangunan Berkebudayaan Indonesia

Puan Maharani

Ketua DPR

Negara Harus Jamin Pembangunan Berkebudayaan Indonesia

Semarang - Ketua DPR Puan Maharani meminta negara menjamin terlaksananya pembangunan manusia Indonesia yang berkebudayaan Indonesia, bukan berkebudayaan bangsa lain.

"Pembangunan karakter manusia Indonesia, sebagai bentuk intervensi untuk memperkuat kepribadian manusia Indonesia, harus berlandaskan pada kebudayaan yanhlg berjiwa kebangsaan Indonesia, jiwa Pancasila," katanya pada pidato ilmiah saat pemberian gelar kehormatan doktor honoris causa(HC) kepada dirinya di kampus Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/2).

Ia menyebut arti penting kebudayaan yang mampu membentuk karakter manusia untuk lebih memanusiakan manusia, membuat kehidupan menjadi lebih baik dan berperikemanusiaan, membentuk identitas pada suatu masyarakat, serta mampu mempererat solidaritas sosial.

"Manusia hakikatnya bukan hanya produk suatu kebudayaan, tetapi sekaligus pencipta kebudayaan," kata mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu.

Dalam pidato yang berjudul "Kebudayaan sebagai Landasan Utama Pembangunan Manusia Indonesia Berpancasila menuju Era Masyarakat 5.0" itu, Puan juga berpendapat untuk membangun kebudayaan yang kuat tidak bisa dilakukan jika masyarakatnya dalam kondisi miskin, tidak sehat, kurang pendidikan, dan tidak merasa tentram.

Oleh karena itu, kata dia, terdapat intervensi negara melalui berbagai program, seperti penanggulangan kemiskinan, penguatan jaminan sosial, perlindungan kaum marjinal, peningkatan kualitas layanan kesehatan, pembangunan keluarga, serta perlindungan perempuan dan anak.

Di era revolusi industri 4.0, kata dia, selain stimulus inovasi teknologi di berbagai bidang yang spektakuler, ternyata muncul pula ancaman destruktif yang harus diantisipasi."Perlu diantisipasi agar tidak menjadi destruktif antarsesama manusia yang bisa mengantar derajat kebudayaan manusia pada titik terendah," katanya.

Kebudayaan Indonesia, kata dia, harus dipandang, ditempatkan, dan difungsikan sebagai landasan untuk memanusiakan manusia Indonesia. Ant

BERITA TERKAIT

Ketua MPR RI - COVID-19 Dapat Dihentikan Melalui Kedisiplinan Warga

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI COVID-19 Dapat Dihentikan Melalui Kedisiplinan Warga Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa…

Menko Polhukam - KPU Lembaga Independen Bisa Tunda Pilkada

Mahfud MD Menko Polhukam KPU Lembaga Independen Bisa Tunda Pilkada   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko…

Ketua KPK - KPK Tetap Bekerja dengan Skala Prioritas

Firli Bahuri Ketua KPK KPK Tetap Bekerja dengan Skala Prioritas Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Presiden Jokowi: Napi Korupsi Tidak Dibebaskan Karena COVID-19

Presiden Jokowi: Napi Korupsi Tidak Dibebaskan Karena COVID-19 NERACA  Jakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak berniat untuk…

PTUN Palembang Menangkan KAI Terkait Aset Tanah di Prabumulih

PTUN Palembang Menangkan KAI Terkait Aset Tanah di Prabumulih NERACA Palembang - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang, Sumatera Selatan,…

Pengamat: Pemerintah Sangat Mungkin Keluarkan Perppu Pilkada

Pengamat: Pemerintah Sangat Mungkin Keluarkan Perppu Pilkada   NERACA Jakarta - Direktur PusaKo Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) Feri Amsari menilai…