Direksi Baru Mandiri Dan BNI Lagi Dipersiapkan

NERACA

Jakarta - Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, saat ini dirinya sedang mencari nama calon pengganti Direksi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRII) yang akan habis masa jabatannya. "Ada Direksi BRI dan Mandiri sudah habis masa jabatannya dan harus diganti. Tetapi saya belum bisa menyebut siapa saja," katanya di Jakarta, Senin (14/3).

Dirinya belum mau menyebutkan siapa calon yang sedang dipersiapkan sampai masa proses seleksi calon direksi selesai dilakukan.. "Kita cari dan kita finalisasi nanti segera,"tandasnya.

Kemudian menyinggung soal kartel perbankan, Mustafa menegaskan bila kartel di perbankan BUMN tidak ada. Penegasan sebelumnya juga disampaikan Gubernur BI Darmin Nasution yang menuturkan, tak ada praktik kartel penetapan suku bunga kredit yang dilakukan oleh14 bank besardi Indonesia. Bunga kredit bank besar tak ada yang sama.

"Kartel ya enggaklah. Tingkat bunga antar bank tidak sama dan jelas-jelas beda satu sama lain. Justru sekarang ini bedanya banyak, misalnya antara BCA dengan bank-bank besar lainnya," ungkap Darmin diakhir pekan lalu.

Mustafa juga menjelaskan, pada dasarnya persoalan kartel di perbankan pemerintah tidak ada. Namun yang ada hanya virtual holding dan wacana ini sudah disampaikan ke Bank Indonesia (BI) dan mereka dihimpun di tingkat komisaris utama dan dewan kebijakan perbankan. (bani)

Selain itu, pemerintah juga tengah memfinalisasikan calon direksi keuangan PT Garuda Indonesia dan PT PAL Indonesia, serta direktur hulu PT Pertamina (Persero). "Kalau untuk Garuda minggu depan selesai di internal kita, sedangkan Pertamina tengah di TPA [Tim penilai Akhir]," ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…

Operator Seluler Tambah Kapasitas Jaringan - Mudik dan Lebaran 2018

Dalam menghadapi lonjakan akses di musim mudik dan lebaran 2018 membuat masing-masing operator telekomunikasi mulai menyiapkan bahkan sudah melakukan optimalisasi…

THR, Gaji 13 dan APBN - Oleh : Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Masih percaya dengan Menkeu Sri Mulyani yang bolak-balik menyatakan APBN dikelola dengan prudent? Kisah anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…