1.000 Pekerja Alami PHK Ditarget Ikut Vokasi BPJS Ketenagakerjaan

1.000 Pekerja Alami PHK Ditarget Ikut Vokasi BPJS Ketenagakerjaan

NERACA

Tangerang - BPJS Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 1.000 pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan, dapat mengikuti program vokasi untuk meningkatkan SDM unggul dan memiliki peluang untuk kembali bekerja di tempat awal maupun secara mandiri.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif di Tangerang, Rabu (6/11) menjelaskan, vokasi adalah program BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan SDM yang unggul.

Untuk mensukseskan program ini, BPJS Ketenagakerjaan melibatkan semua pihak seperti perusahaan, lembaga pelatihan, pemerintah daerah dan juga serikat pekerja. Harapannya adalah, ketika ada pekerja yang mengalami PHK maka bisa disalurkan melalui program vokasi. Sehingga tetap memiliki keterampilan untuk kemudian disiapkan jika perusahaan tersebut membutuhkan kembali tenaga kerja.

"Atau nantinya pekerja tersebut dapat membuka peluang usaha kerja dari hasil belajar di lembaga pelatihan sehingga masalah PHK dapat teratasi," ujar dia.

Program vokasi ini, mulai dijalankan per bulan September dan ditarget hingga akhir bulan Desember 2019 dapat diikuti 1.000 peserta."Kita ajak semua pihak untuk terlibat. Ini bagian dari mengatasi pengangguran dari PHK. Peran perusahaan sangat besar, ketika ada yang di PHK maka bisa diikutsertakan dalam program vokasi BPJS Ketenagakerjaan," ujar dia dalam pertemuan bersama 140 perusahaan se Banten di Serpong Tangerang.

Krishna menuturkan, Banten adalah pilot project bersama DKI Jakarta dan Jawa Barat dalam program vokasi. Meskipun, program ini sudah disosialisasikan juga di daerah lain seperti NTT dan jawa tengah.

Saat ini, sudah ada empat lembaga pelatihan yang siap membantu peningkatan keterampilan pekerja. Bahkan, lembaga pelatihan tersebut bisa menyiapkan modul yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan maupun pekerja.

"Kita akan perbanyak lembaga pelatihan untuk bisa ikut serta dalam mensukseskan program vokasi. Karena, ini adalah program pusat dan juga memenuhi kebutuhan pasar dengan SDM yang unggul," papar dia.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten, Eko Nugriyanto menuturkan, 140 perusahaan yang sudah mendapatkan sosialisasi dalam program vokasi maka bisa langsung bisa menyampaikan data pekerja yang diikutsertakan. Ant

BERITA TERKAIT

Tarik Ulur PKS dan Gerindra Soal Wagub DKI

Tarik Ulur PKS dan Gerindra Soal Wagub DKI NERACA Jakarta - Partai Gerindra memunculkan empat nama baru untuk menduduki posisi…

Menteri LHK Ungkap Terobosan Pemerintah Hadapi Karhutla di 2020

Menteri LHK Ungkap Terobosan Pemerintah Hadapi Karhutla di 2020 NERACA Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi tantangan…

Menkop Dorong GrabKios Mampu Ciptakan Daya Saing

Menkop Dorong GrabKios Mampu Ciptakan Daya Saing NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapreasiasi langkah Grab Indonesia…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Dana Bergulir Dongkrak Kinerja Koperasi di Jatim

Dana Bergulir Dongkrak Kinerja Koperasi di Jatim NERACA Surabaya - Bantuan pinjaman/pembiayaan dana bergulir dari LPDB-KUMKM dirasakan manfaatnya oleh koperasi…

Humas Merupakan Ujung Tombak Menyampaikan Program Pemerintah - Kasubag Humas Pemkot Sukabumi: Sepuluh Program Andalan Walikota Sudah Berjalan Baik

Humas Merupakan Ujung Tombak Menyampaikan Program Pemerintah Kasubag Humas Pemkot Sukabumi: Sepuluh Program Andalan Walikota Sudah Berjalan Baik  NERACA Sukabumi…

Gubernur Wahidin Pastikan Produk UKM Banten Siap Bersaing

Gubernur Wahidin Pastikan Produk UKM Banten Siap Bersaing   NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan produk-produk usaha mikro kecil…